Keagamaan
Rumah Ibadah
Selasa, 26 Oktober 2021, 21:18:20 wita

Pegawai Kantor Diskopdag dan DKPP Berswadaya Bangun Mushola, Diresmikan Bupati Tanah Laut

Share on Google+
Peresmikan Musholla Al Syahriani dilingkungan kantor Dinas Koperasi Usaha Kecil dan Perdagangan (Diskopdag) dan Dinas Ketahanan Pangan dan Perikanan (DKPP) Kabupaten Tanah Laut,  Selasa (26/10/2021).
Peresmikan Musholla Al Syahriani dilingkungan kantor Dinas Koperasi Usaha Kecil dan Perdagangan (Diskopdag) dan Dinas Ketahanan Pangan dan Perikanan (DKPP) Kabupaten Tanah Laut, Selasa (26/10/2021).

PELAIHARI POST 電Bupati Tanah Laut HM Sukamta meresmikan Musholla Al Syahriani yang dibangun dilingkungan kantor Dinas Koperasi Usaha Kecil dan Perdagangan (Diskopdag) dan Dinas Ketahanan Pangan dan Perikanan (DKPP) Kabupaten Tanah Laut, Selasa (26/10/2021). Mushola ini dibangun dari hasil swadaya pegawai serta para staf dua Dinas tersebut.

HM Sukamta mengatakan, bahwa Mushola ini menjadi yang tercepat pembangunannya di Kabupaten Tanah Laut semasa Ia menjabat sebagai Bupati karena hanya memakan waktu selama sembilan bulan dalam proses pengerjaannya.

“Dengan dibangunnya mushola ini jangan sampai ada pegawai yang telat untuk melaksanakan ibadah karena bekerja,” ucapnya.

Bupati berharap, kepada para pegawai serta staff dari kedua Dinas untuk memperhatikan serta menjaga musala yang telah dibangun dengan selalu melaksanakan salat berjamaah dan mengisinya dengan kegiatan keagamaan agar senantiasa menjadi sumber ketenangan dan kelancaran dalam setiap menjalani pekerjaan.

“Semoga segala yang telah dicurahkan untuk pembangunan musala ini, menjadi amal jariyah bagi bapak dan ibu sekalian serta selalu memelihara dan memakmurkannya,” harapnya.

Kepala Diskopdag Kabupaten Tanah Laut, H Syahrian Nurdin pada sambutannya mengatakan peletakan batu pertama Mushola yang dibangun oleh dua dinas ini pada tanggal (4/1/2021) dan dalam prosesnya memakan waktu lebih kurang selama sembilan bulan dengan total biaya kurang lebih Rp.170 juta dan sepenuhnya murni hasil swadaya pegawai dan staf.

Ia melanjutkan, dalam proses pengerjaannya diluar dari ekspektasi karena ada bantuan dari pihak-pihak yang tidak diketahui asalnya dalam memberikan bantuan material berupa pasir dan batu bata sehingga dalam pembangunannya dirasa sangat cepat sekali.

Pada tanggal 17 Ramadhan sekitar tiga bulan yang lalu musala ini telah bisa dipakai untuk salat berjamaah namun belum diresmikan karena menunggu waktu yang tepat sekaligus dapat melaksanakan Maulid Nabi Muhammad SAW pada tahun ini.

“Kami berharap setidaknya pada salat dzuhur dan ashar pegawai bisa menyempatkan diri untuk melaksanakan salat berjamaah di mushola ini,” tandasnya. (Prokopim/Asb)

Share on Google+
Tag
Rumah Ibadah
Mushola
Masjid