Lingkungan
Waduk
Selasa, 28 September 2021, 18:19:45 wita

Waduk Takisung Satu di Desa Benua Tengah Sudah Diperbaiki

Share on Google+
Waduk Takisung Satu di Desa Benua Tengah RT 5 Dusun 2, Kecamatan Takisung, Sabtu (11/9/2021)
Waduk Takisung Satu di Desa Benua Tengah RT 5 Dusun 2, Kecamatan Takisung, Sabtu (11/9/2021)

PELAIHARI POST 電Waduk Takisung satu yang jebol di Desa Benua Tengah RT 5 Dusun 2, Kecamatan Takisung pada hari Sabtu (11/9/2021) kini sudah diperbaiki dan ditutup kembali jebolnya waduk tersebut.

Kabid Sumberdaya Air PUPRP Tanah Laut Paimun saat di konfirmasi. Selasa (28/9/2021) mengatakan, keberadaan waduk Takisung satu sejak tahun 1953. Pada waktu itu masih di bawah Kabupaten Banjar. Selesai dibangun di tahun 1955.

Fungsi dari waduk itu untuk mengairi pesawahan masyarakat dan usia waduk satu sudah lebih dari 60 tahun.

"Kita bisa dibandingkan resapan tahun dulu dengan sekarang dikarenakan kurangnya resapan air, karena penggantian pohon besar menjadi kebun sawit dan titik terakhir air ada di waduk "katanya

Paimun katakan, dengan usia puluhan tahun waduk satu sudah saatnya di renovasi. Karena itu sudah dua kali mengalami kerusakan lantaran jebol menahan air.

"Kita membuat surat ke pihak BaIai Wilayah Sungai (BWS) Kalimantan II. Memohon bantuan penanganan darurat, terkait Waduk Takisung Satu, pesisir pantai Takisung karena kena banjir Rob dan Bendungan Kunyit"katanya

Menurutnya, jebolnya waduk di Takisung satu itu bukan ditangani secara permanen. Masih penanganan secara darurat dan antisipasi kalau terjadi jebol susulan tidak mengenai permukiman hannya mengenai kebun.

Paimun jelaskan, pihak Pemerintah sudah membuat permohonan kepada BaIai Wilayah Sungai (BWS) Kalimantan II untuk bisa ditangani secara permanen dan dilakukan studi pembangunan waduk Takisung satu.

"Sudah diamini oleh BaIai Wilayah Sungai (BWS) Kalimantan II dan ada empat lokasi masuk kajian teknis dan perencanaan oleh Balai Wilayah Sungai Kalimantan III Tahun Anggaran 2021. Selain itu di perencanaan ada Handil Maluka, Daerah Aliran Sungai (DAS) Tabanio dan Muara Kintap," harapnya.

Sementara itu Ketua Komisi III DPRD Kabupaten Tanah Laut H Arkani saat dikonfirmasi katakan, waduk Takisung satu sudah mengalami jebol dua kali dan itu perlu adanya kajian secara teknis yang betul-betul ahli dalam bidang tersebut dibuat kajian untuk membuat perencanaan dengan baik.

"Itu terserah siapa saja yang mempunyai kewenangan mau pusat atau daerah tapi pada prinsipnya daerah harus tanggap karena waduk itu ada di Kabupaten Tanah Laut"katanya.

Ia tambahkan, ditahun 2016 waduk Takisung satu pernah dilakukan pengerukan dan sebagainya namun sayangnya gagal. Sehingga, dimungkinkan memicu tanggul waduk jadi jebol lantaran tidak tertangani secara baik.

Politisi Demokrat itu berharap kepada pemangku kepentingan agar segera mengambil tindakan untuk waduk itu.

"Waduk itu kan menyangkut usaha masyarakat dan juga keselamatan jiwa masyarakat setempat"ucapnya.

H Arkani tegaskan, kalaupun nantinya waduk Takisung satu akan dibangun secara permanen. Maka diharapkan para ahli di bidang waduk betul - betul membuat kajian sebagai dasar membuat perencanaan.

Sehingga kata H Arkani, tidak terulang lagi jebolnya waduk tersebut kalau memang ahlinya yang menangani pembangunan waduk Takisung satu.

"Ini kan jebolnya waduk itu baru baru tahun ini saja dan perlu juga ada pemeliharaan," pungkasnya. (Asb)

Share on Google+
Tag
Waduk
Jebol
Hujan
Banjir