Huktibmas
Distribusi BBM
Kamis, 23 September 2021, 21:55:14 wita

Satu Pangkalan Penjual LPJ 3 Kg Divonis di PN Pelaihari

Share on Google+
Petugas Satpol PP dan Damkar Kab. Tanah Laut saat membawa Barang Bukti ke Pengadilan Negeri Pelaihari, Kamis (23/09/2021)
Petugas Satpol PP dan Damkar Kab. Tanah Laut saat membawa Barang Bukti ke Pengadilan Negeri Pelaihari, Kamis (23/09/2021)

PELAIHARI POST 電Satu pangkalan kedapatan menjual LPG 3 kg diatas Harga Eceran Tertinggi (HET) dari harga yang telah ditetapkan pemerintah disidangkan di Pengadilan Negeri Pelaihari.

Pangkalan LPG tersebut terbukti melanggar Pasal 28 Ayat 3 Peraturan Daerah Kabupaten Tanah Laut No. 7 Tahun 2014 tentang Ketertiban Umum dan Ketentraman Masyarakat.

Dari putusan Hakim persidangan penjual LPG itu di denda

10 juta rupiah subsider 2 bulan kurungan.

Kepala Satuan Polisi Pamong Praja dan Pemadam Kebakaran (Satpol PP dan Damkar) Tanah Laut, Muhammad Kusri yang juga merupakan anggota Tim Wastib LPG 3 kg Tanah Laut, usai persidangan menyampaikan bahwa kegiatan ini sebagai komitmen Tim Wastib LPG 3 kg Tanah Laut dalam menindak pangkalan yang merugikan banyak masyarakat dengan menjual LPG 3 kg dengan harga diatas HET.

"Saya berharap setelah kegiatan penertiban ini, ketersediaan LPG 3 kg dipasaran dengan harga normal" katanya.

Menurutnya, supaya distribusi LPG 3 kg di Tanah Laut ini lancar dan di jual dengan harga sesuai dengan HET yang ditetapkan oleh pemerintah, agar pangkalan tidak mempermainkan harga yang dapat merugikan masyarakat.

M. Kusri juga menyampaikan bahwa Tim Wastib LPG 3 kg Tanah Laut terus melakukan razia pangkalan yang menjual LPG 3 kg diatas HET disetiap kecamatan di Kabupaten Tanah Laut.

Sebelumnya Tim Wastib LPG 3 kg Tanah Laut juga menjaring satu pangkalan yang ada di Kecamatan Bati-Bati karena menjual LPG 3 kg senilai 25 ribu rupiah dan satu pangkalan di Kecamatan Batu Ampar yang menjual LPG 3 kg senilai 23 ribu rupiah.

Kedua pangkalan tersebut selanjutnya akan diproses sampai ke persidangan. Ia juga mengatakan kegiatan ini untuk memberikan efek jera kepada pangkalan yang masih berani menjual LPG 3 kg diatas HET.

“Hari ini masih proses penyidikan untuk dilakukan Berita Acara Pemeriksaan (BAP) selanjutnya akan dilimpahkan kepada Pengadilan Negeri Pelaihari untuk dilakukan sidang,” kata M. Kusri.

Persidangan juga dihadiri beberapa anggota Tim Wastib LPG 3 kg Tanah Laut yaitu Kepala Dinas Koperasi, Usaha Kecil, dan Perdagangan (Diskopdag) Tanah Laut, Kepala Bagian Hukum Setda Tanah Laut dan Kepala Bagian Ekonomi Setda Tanah Laut. (Diskominfo Tala/ Asb)

Share on Google+
Tag
Distribusi BBM
LPG
Langka
Mahal