Pemerintahan
Pasar
Kamis, 16 September 2021, 19:57:42 wita

Penataan Pasar Manuntung Berseri Pelaihari Sudah Sekitar 90 Persen

Share on Google+
Rakor Evaluasi Penataan Pasar Manuntung Berseri Pelaihari, Rabu (15/9/2021)  di Lounge VIP Lantai II Sekretariat Daerah
Rakor Evaluasi Penataan Pasar Manuntung Berseri Pelaihari, Rabu (15/9/2021) di Lounge VIP Lantai II Sekretariat Daerah

PELAIHARI POST 電Bupati Tanah Laut pada Rapat Koordinasi (Rakor) Evaluasi Pengoperasian Portal/Delinator serta Kesiapan Memasukkan Pedagang Pasar Manuntung Berseri Pelaihari, Rabu (15/9/2021) di Lounge VIP Lantai II Sekretariat Daerah, mengemukakan bahwa Penataan Pasar Manuntung Berseri Pelaihari sudah hampir 100 persen, tepatnya sekitar 90 persen.

Menurut Bupati Tanah Laut HM Sukamta, Penataan pasar tersebut bertujuan demi Kenyamanan bersama. Ia menegaskan, penataan pasar yang dilakukan pemerintah Kabupaten, melalui Dinas Koperasi, Usaha Kecil dan Perdagangan adalah demi kenyamanan bersama dan itu tidak hanya untuk pembeli tapi juga pedagang.

Untuk permasalahan di lapangan, masalah pemasangan delinator, tuturnya, masih dicarikan solusi.

"Nanti kita buka delinator yang dari Datu Daim, diganti dengan portal dan di dalam nanti disediakan kantong parkir lagi. Ini bagian dari solusi, tapi semua nanti dikomunikasikan sehingga seluruh paguyuban pasar menemukan kata sepakat,” katanya.

Dalam hal ini, ujar Bupati, pemerintah tidak hanya berkewenangan mengatur dan memfasilitasi, tapi juga menghargai aspirasi yang disampaikan, sepanjang itu menunjang dalam ketertiban pasar.

Ia tambahkan, selama ini kondisi pasar terasa kurang nyaman karena ada yang berjualan di pinggir jalan, sehingga ada yang lebih banyak pembeli dan ada yang tidak. Bahkan kendaraan roda dua yang sering masuk berbelanja sangat mengganggu, karena membuat suasana dalam pasar menjadi padat.

“Tukang gelendeng yang biasanya bisa angkut barang jadi tidak bisa masuk karena banyaknya pembeli yang berbelanja menggunakan sepeda motor. Ini penting dikompromikan agar pasar tertib dan terjadi pemerataan pendapatan di sana. Jika pasarnya nyaman, tentunya nyaman untuk semua itu yang kita inginkan,” tegas Sukamta.

Kepala Dinas Koperasi, Usaha Kecil dan Perdagangan, Syahrian Nurdin menyebut, memang saat awal melakukan penataan pasar ada pedagang yang tidak sependapat. Hanya saja setelah berjalan sekitar tiga bulan, pedagang sudah mulai sejalan dengan rencana pemerintah dalam menata pasar.

“Intinya penertiban pasar ini untuk memenuhi Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) Bupati Tanah Laut yang salah satunya adalah penataan pasar, seperti tagline beliau Desa Dibina Kota Ditata. Nah sekarang kita sedang melakukan penataan kota, salah satunya yang paling kita konsentrasikan sekarang adalah melakukan penataan pasar,” bebernya.

Sebagai dinas teknis, lanjut Syahrian Nurdin, penataan ini dimaksudkan agar pedagang dapat berjualan secara berkeadilan karena bila tidak ditata dengan baik yang laku cuma jalur depan sementara yang di dalam tidak. Saat ini, pembeli sudah diarahkan pada tempat parkir yang disediakan. Ia mengajak sama-sama beradaptasi dengan kondisi ini, agar kedepannya menjadi lebih baik lagi. (Prokopim/Asb)

Share on Google+
Tag
Pasar
Pedagang
Parkir