Lingkungan
Limbah Pabrik
Rabu, 04 Agustus 2021, 00:08:44 wita

Sidak DPRD Tanah Laut, Pihak Perusahaan Sampaikan: Pembuangan yang Ada Limbah Domestik Bukan Limbah Pabrik

Share on Google+
Komisi III DPRD Tanah Laut saat menemui warga Komplek Perumahan, Selasa (03/08/2021)
Komisi III DPRD Tanah Laut saat menemui warga Komplek Perumahan, Selasa (03/08/2021)

PELAIHARI POST 電Komisi III DPRD Kabupaten Tanah Laut saat melakukan sidak Keperusahaan PT Sinar Nusantara Industries (SNI) ditemui satu orang manajemen pabrik yaitu Saepul Imam. Selasa (03/8/2021). Dalam pertemuannya itu Komisi III DPRD Kabupaten Tanah Laut menyampaikan keluhan warga Komplek Multi Madya, Desa Liang Anggang, Kecamatan Bati- Bati. Yang mana diduga adanya bau, bising dan debu datang dari Perusahaan.

Dari pantauan media ini, setelah dilakukan pertemuan beberapa saat lamanya Komisi III DPRD minta cek lapangan dan setujui oleh Manajemen Perusahaan. Komisi III DPRD Kabupaten Tanah Laut melakukan cek kelapangan menyisir tempat tempat yang dikeluhkan oleh warga. Saat pengecekan ditemukan ada satu pembuangan drainase yang dicurigai buangan dari limbah pabrik dengan air berwarna hitam.

Kepada media Saepul Imam katakan, pembuangan air itu dari limbah domestik dari tempat pembuangan dari kamar Mandi, Cuci, Kakus (MCK) bukan limbah produksi.

Tidak lupa Saepul Imam ucapkan terima kasih dan senang atas kunjungan Komisi III DPRD Kabupaten Tanah Laut. Secara langsung, pihak DPRD bisa melihat perusahaan secara jelas bisa merasakan dan melihat keadaan perusahaan dan tidak ada lagi menerima dari salah satu pihak.

"Kalau pun dalam kunjungan ini ada saran masukan dari pihak DPRD Kabupaten Tanah Laut perusahaan akan menerimanya dan melakukan perbaikan," katanya

Setelah selesai sidak di PT. Sinar Nusantara Industries (SNI) Komisi III DPRD Kabupaten Tanah melanjutkan menemui warga Komplek Multi Madya. Setibanya di komplek warga langsung menyampaikan keluhannya selama lima tahun terkahir ini tempat tinggalnya tercemar debu dan bau datang dari Pabrik.

Seperti dikatakan Yeni, salah satu warga Komplek Multi Madya. Berharap dengan adanya Komisi III DPRD Kabupaten Tanah Laut bisa mencari solusi terbaik pihak warga dan Perusahaan.

"Tuntutan warga di sini meminta kembalikan udara di Komplek 80 persen, seperti tahun 2014 dan tolong perhatikan warga disini," katanya

Hal sama dikatakan Yusransah, paling dirasakan tercium bau menyengat datang dari perusahaan. Selama ini Perusahaan memang ada itikad baik dengan warga Komplek, namun ada kekurangan di komunikasi. (Asb)

Share on Google+
Tag
Limbah Pabrik
Kunjungan
Sidak
DPRD
Perusahaan