Lingkungan
Bencana Alam
Selasa, 25 Mei 2021, 22:27:54 wita

BNPB Pusat Serahkan Dana Siap pakai untuk Stimulan Rumah Rusak di Tanah Laut

Share on Google+
Penyerahan Dana secara simbolis kepada Wakil Bupati Abdi Rahman, di Aula Sutopo Gedung Graha BNPB Pusat, Jakarta Timur, Senin (24/5/2021).
Penyerahan Dana secara simbolis kepada Wakil Bupati Abdi Rahman, di Aula Sutopo Gedung Graha BNPB Pusat, Jakarta Timur, Senin (24/5/2021).

PELAIHARI POST 電Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) Pusat menyerahkan Dana Siap Pakai untuk Stimulan Rumah Rusak sebesar Rp.11,7 miliar yang diperuntukan untuk memperbaiki/ganti rugi kerusakan rumah masyarakat terdampak banjir pada bulan Februari lalu di Kabupaten Tanah Laut. Dana secara simbolis diterima Wakil Bupati Abdi Rahman, di Aula Sutopo Gedung Graha BNPB Pusat, Jakarta Timur, Senin (24/5/2021).

Wabup Abdi Rahman mengatakan, bahwa dana tersebut akan secepatnya dipergunakan untuk memperbaiki dampak dari banjir beberapa waktu yang lalu.

“Tadi sesuai dari arahan Kepala BNPB Pusat dana ini akan digunakan secepat mungkin untuk masyarakat terdampak banjir,” ucap Abdi.

Abdi Rahman melanjutkan, bahwa untuk pendataan masyarakat yang mengalami kerugian akan dilakukan oleh aparat desa setempat yang langsung terjun kelapangan untuk menghitung kerugian yang dialami masyarakat akibat bencana banjir serta tanah longsor dibeberapa kecamatan yang ada di Tanah Laut.

“Nanti ada verifikasi untuk masyarakat yang mendapat ganti rugi, data akan ditempel di kantor desa sehingga bisa dilihat siapa saja yang mendapat ganti rugi, saya tekankan hanya masyarakat terdampak saja yang mendapat dana ganti rugi agar tidak salah sasaran,” tegas Abdi Rahman.

Doni Monardo, Kepala BNPB Pusat saat menyerahkan secara simbolis berpesan, agar betul-betul memastikan dana stimulan ini tepat sasaran serta jangan terlalu lama dalam proses pengerjaan bantuan bangunan.

“Dananya bisa secepatnya dicairkan untuk membantu kerugian masyarakat yang terdampak bencana, dan saya ingatkan lagi hanya masyarakat terdampak yang menerima bantuan,” ucapnya.

Dalam kesempatan ini Doni pun mengingatkan betapa pentingnya pohon bagi kehidupan, karena dari banyaknya pohon bisa mencegah beberapa bencana alam seperti banjir dan tanah longsor, banyak masyarakat yang bisa selamat dari musibah seperti musibah tsunami di Aceh beberapa tahun yang lalu.

“Pemerintah daerah jangan hanya berfokus kepada pembangunan fisik saja tetapi perhatikan alam dengan menanam pohon serta melestarikan lingkungan agar bahaya dari musibah banjir bisa diantisipasi,” pungkasnya. (Porkopim//Asb)

Share on Google+
Tag
Bencana Alam
Longsor
Banjir