Ekonomi
Kebutuhan Bahan Bakar
Senin, 05 April 2021, 20:42:16 wita

Pemilik Pangkalan Penyalur LPG 3 Kg Lakukan Dialog dengan Wakil Bupati Tanah Laut

Share on Google+
Foto bersama Pemilik Pangkalan Penyalur LPG 3 Kg usai dialog di Kediaman Dinas Wakil Bupati  Tanah Lautdi Jalan Pangeran Antasari Pelaihari, Senin (05/04/2021)
Foto bersama Pemilik Pangkalan Penyalur LPG 3 Kg usai dialog di Kediaman Dinas Wakil Bupati Tanah Lautdi Jalan Pangeran Antasari Pelaihari, Senin (05/04/2021)

PELAIHARI POST 電Pemilik Pangkalan Penyalur liquified petroleum gas (LPG) 3 Kg melakukan dialog dengan Wakil Bupati TanahLaut Abdi Rahman di Kediaman Dinas Wakil Bupati di Jalan Pangeran Antasari Pelaihari. Senin (05/04/2021)

Wakil Bupati Tanah Laut Abdi Rahman usai dialog mengatakan dialog dengan para pangkalan pihaknya mendapatkan informasi, ada kendala dari penjualan LPG di pangkalan yang saat ini tidak terjual habis.

Sejak awal kata Abdi Rahman, pihaknya tidak pernah membedakan antara masyarakat dan pengusaha, yang artinya gas LPG untuk masyarakat harus terpenuhi dan pengusaha seperti pangkalan jangan sampai dirugikan dan terjadi masalah.

"Untuk penanganan LPG yang masih menumpuk di pangkalan ini kita akan relokasi dan geser pangkalan yang berlebihan ketempat yang kurang. Karena kita lihat ada penumpukan pangkalan di satu Kecamatan atau Kelurahan. Padahal ada beberapa desa lain yang masih kosong," katanya

Namun pastinya, kata Abdi Rahman, tahap awalnya melakukan pendataan penggunaan LPG secara pasti sebelum diterbitkannya kartu kendali penggunaan LPG 3 KG. Menurutnya dengan persoalan penumpukan Gas LPG 3 Kg di tempat pangkalan pihaknya akan mencarikan solusi yang terbaik untuk pangkalan.

"Pangakalan LPG di Kecamatan Pelaihari berjumlah 86 pangkalan se -Tanah Laut kurang lebih 400 pangkalan dan itu ada yang tidak resmi berizin," jelasnya

Abdi Rahman tegaskan, pihaknya tidak akan mentolerir jika menemukan pangkalan menjual ke para pengecer. Karena akan menjadi korban semua pihak baik pengecer maupun pangkalan.

Sementara itu, Sari dari salah satu pemilik pangkalan Ardedi di Kelurahan Karang Taruna ia mengaku, keluhan para pangkalan LPG dapat ditanggapi dengan baik oleh Wakil Bupati Tanah Laut. Pihaknya meminta agar dapat mendistribusikan langsung ke masyarakat.

Saat ini kata Sari, para pangkalan LPG terkendala susahnya penjualan setelah ada peraturan yang diterbitkan oleh Pemerintah Daerah terkait peraturan penjualan gas LPG.

"Selain itu masyarakat sudah banyak juga menggunakan tabung 5,5 kg warna pink," ucapnya

Sari sebutkan, satu kelurahan saja pangkalan LPG tersebar sampai 5 pangkalan. Sedangkan distribusi LPG dari agen bisa bersamaan itu menyebabkan terkendala konsumen karena bisa berebut konsumen LPG. (Asb)

Share on Google+
Tag
Kebutuhan Bahan Bakar
LPG
Distribusi
Agen