Ekonomi
Perkebunan
Kamis, 11 Maret 2021, 21:41:12 wita

Pengusaha ini akan Jadikan Agrowisata seluas 15 Ha Ditanami Pohon Pinang dan Durian

Share on Google+
Lokasi Budidaya Pohon Pinang Betara dan Durian di Kelurahan Karang Taruna, Kecamatan Pelaihari, Kamis (11/03/2021)
Lokasi Budidaya Pohon Pinang Betara dan Durian di Kelurahan Karang Taruna, Kecamatan Pelaihari, Kamis (11/03/2021)

PELAIHARI POST 電Pinang betara sudah mulai dibudidayakan di Kabupaten Tanah Laut. Areal lahan seluas 15 hektar, di Kelurahan Karang Taruna, Kecamatan Pelaihari oleh Warga Tanah Laut H Muhammad Noor atau biasa dipanggil H Nurdin. Ia sebagai pengusaha tambang batu bara ini kini tertarik dengan budidaya tanaman pohon pinang betara dan pohon durian.

Kepada Pelaihari Post , Kamis (11/03/2021), menceritakan memang aslinya orang petani, namun seiring waktu mengikuti pertambangan batubara, namun tidak bisa menghilang aslinya sebagai seorang petani.

H Nurdin katakan, sebelum melakukan penanaman pohon pinang betara ini, ia lebih dulu persiapkan lahan yang mudah dan terjangkau, yang tidak terlalu jauh dari perkotaan agar lebih mudah dan terjangkau.

"Bibit pinang betara sendiri, sudah ada kerja sama dengan pihak perusahaan yang mengadakan bibit pinang. Hingga melakukan perjanjian kerjasama usaha dengan sistem bayar separuh, sisanya setelah panen," jelasnya.

Pinang betara, menurutnya, sudah sertifikasi Menteri Pertanian, di Kalimantan Selatan sendiri baru mau mulai tanam pinang betara. Untuk usia 4 tahun pinang betara sudah menghasilkan buah. Dalam satu pohon pinang betara bisa menghasilkan 8 kg buah pinang. Saat ini ia sudah menanam Pohon pinang betara sebanyak 7500 pohon.

Pinang betara sendiri disebutkan jenis varietas unggul, jenis pinang yang digunakan untuk bahan campuran kosmetik dengan harga jual perkilonya buah pinang basah bisa mencapai harga Rp 3000 rupiah, sedangkan harga kering perkilo pinang betara bisa mencapai Rp 20.000- 25.000 rupiah.

Ketertarikannya menanam pohon pinang betara ini, ungkapnya, ia melihat prospek kedepan akan lebih menjanjikan. Apalagi di lahan kebunnya itu selain menanam pohon pinang akan dipadu dengan tanaman pohon durian.

"Ada 200 bibit pohon durian sudah disiapkan dan didatangkan dari Kabupaten Tegal, Jawa Tengah. Bibit durian saat ini, masih tahap karantina selama satu minggu lamanya untuk persiapkan ditanam. Kedua Jenis durian tersebut yakni jenis durian musang king dan durian bawor," ujarnya.

Durian musang king dan bawor, jelasnya, cukup terkenal di kalangan pencinta durian. Kedua jenis durian ini, selain kelezatan rasanya dan menjanjikan harganya yang terbilang mahal. Dalam perkilo harga durian musang king bisa mencapai Rp 250.000 sedangkan jenis durian bawor Rp 115.000.

"Saya termotivasi kalau lagi berjalan ke Banjarmasin melihat buah durian yang besar - besar, saya pikir kenapa tidak di uji coba saja di Tanah Laut, karena di wilayah Kelurahan Karang Taruna ini tanah dekat gunung bagus untuk ditanami pohon buah," ungkapnya

Dengan memanfaatkan lahan menjadi produktif dengan hasil tanaman yang dikelola bisa , ia berharap, kebun buah durian dan pinang betara bisa dijadikan tempat wisata kebun durian dan pohon pinang dengan nuansa alam.

"Mudah mudahan, kedepan setelah pohon pinang dan durian tumbuh besar sudah berhasil berbuah . Tempat ini bisa di jadikan Agro Wisata. Karen kebun disini, mudah terjangkau dan aksesnya dekat dengan kota Pelaihari. Selain itu kebun ini bisa menjadi inspirasi buat Masyarakat Kabupaten Tanah Laut," pungkasnya (Asb)

Share on Google+
Tag
Perkebunan
Durian
Pohon
Pinang
Agrowisata