Ekonomi
Jagung
Selasa, 02 Maret 2021, 22:38:30 wita

Jagung Hasil Korporasi Varietas JH 37 dari Kelompok Tani Tanah Laut Sudah Bisa Dipanen

Share on Google+
Panen raya jagung di Desa Gunung Melati, Kecamatan Batu Ampar, Selasa (02/03/2021
Panen raya jagung di Desa Gunung Melati, Kecamatan Batu Ampar, Selasa (02/03/2021

PELAIHARI POST 電Jagung hasil korporasi varietas JH 37 sudah bisa dipanen. Benih jagung ini hasil produksi kelompok tani di Kabupaten Tanah Laut. Ada 3 kelompok tani yang memproduksiJagung Hibrida JH37 KATUJU, Yakni Kelompok tani dari Desa Tirta Jaya dari Kecamatan Bajuin, Desa Telaga Langsat serta Desa Benua Lawas, Kecamatan Tangkisung.

Panen raya jagung ini bertempat di Desa Gunung Melati, Kecamatan Batu Ampar dan sekaligus syukuran menyambut kedatangan Transmigrasi Desa Gunung Melati tahun 1976-2021.

Diawali pemotongan tumpeng oleh Pj Gubernur Kalimantan Selatan Safrizal ZA. Selain Bupati Tanah Laut HM Sukamta, Wakil Bupati Tanah Laut Abdi Rahman dan Direktur perbenihan direktorat Jenderal tanaman pangan dan Forkopimda. Selasa (2/3/2021)

Dalam sambutannya Bupati Tanah Laut HM Sukamta katakan, varietas yang merupakan varietas yang diproduksi oleh petani - petani Tanah Laut. Bahwa panen yang di laksanakan ini adalah benihnya di produksi dibuat oleh tiga kelompok tani yang ada di Kabupaten Tanah Laut.

"Pertanian kami di Tanah Laut juga ada 3M, yaitu Maju, Mandiri dan Modern," ucapnya

HM Sukamta sebutkan, pertama kali panen hasilnya belum memuaskan akan tetapi setelah kedua kalinya, karena sudah mempunyai pengalaman yang pertama tanam dalam per hektar menjadi 2 setengah ton.

Kemudian harga jual benih itu dari tongkol yang seperti ini dipanen dengan harga 6.000, kalau dipipil dengan kadar air 15 harga jual 20.000 Jadi harganya cukup menguntungkan.

"Makanya kita ingin mandiri benih dan setelah ditanam oleh petani kita Alhamdulillah yang sudah kita panen tadi Ini hasilnya hasil ubinan nya adalah 7,1 ton per hektar," katanya

Sementara Pj Gubernur Kalimantan Selatan Safrizal ZA katakan, Kabupaten Tanah Laut mempunyai dua Pabrik penerima Jagung dari para petani. Namun

hanya cukup untuk memenuhi kebutuhan bahan baku pabrik ini 50% saja.

"Jadi masih ada 50% lagi impor dari dari Sulawesi artinya apa masih ada peluang ya kalau Tanah Laut semua 29000 hektar tanaman jagung artinya masih ada 29000 hektar lagi yang di butuhkan," kata Pj Gubernur Kalimantan Selatan.

Safrizal ZA, memuji Jagung Hibrida JH37 KATUJU, hasil panennya memuaskan dan Jagung berkualitas bagus.

"Panennya bagus benih nya bagus," pungkasnya

Sebelum acara panen raya jagung JH 37 KATUJU ini ditandai dengan tanam benih hibrida hasil korporasi varietas JH 37. (Asb)

Share on Google+
Tag
Jagung
Pertanian
Panen