Pemerintahan
Pelayanan Publik
Selasa, 02 Maret 2021, 20:54:55 wita

Bupati Mendukung Kejaksaan Menjadi Zona Integrasi WBK dan WBBM

Share on Google+
Pemusnahan Barang Bukti Perkara di Halaman Kantor Kejari Tanah Laut, Senin (01/03/2021)
Pemusnahan Barang Bukti Perkara di Halaman Kantor Kejari Tanah Laut, Senin (01/03/2021)

PELAIHARI POST 電Bupati Tanah Laut HM Sukamta mendukung penuh Kejaksaan Negeri (Kejari) Tanah Laut untuk menjadi Zona Integritas Wilayah Bebas Korupsi (WBK) dan Wilayah Birokrasi Bersih Melayani (WBBM).

Ia juga berharap ada sinergi yang terbangun bersama dengan instansi vertikal lain di Kabupaten Tanah Laut, hal tersebut Sukamta sampaikan usai kegiatan Penguatan Komitmen Bersama Kejari Tanah Laut menuju WBK dan WBBM di Halaman Kantor Kejari Tanah Laut, pada Senin (01/03/2021).

Sukamta mengharapkan, penguatan komitmen ini dapat ditindaklanjuti agar Kejari Tanah Laut benar-benar bisa menjadi WBK dan WBBM.

"Kami pemerintah daerah mendukung apa yang dilakukan Kejari Tanah Laut. Mestinya tak hanya berhenti pada pencanangan saja, tetapi harapannya Tanah Laut bisa menjadi daerah yang bebas korupsi dan pungutan liar (pungli) sepenuhnya,” harapnya.

Kepala Kejari Tanah Laut Ramadani, mengatakan, melalui pencanangan ini mereka berupaya memberikan pelayanan yang profesional, berintegritas, dan bebas dari korupsi untuk masyarakat di Kabupaten Tanah Laut.

“Dalam mewujudkan zona integritas, kami melakukan perubahan-perubahan baik Sumber Daya Manusia (SDM) dan pelayanan publik"ucapnya

Menurutnya, ia berharap hasil zona integritas ini bisa mewujudkan SDM yang cerdas, profesional, berintegritas, dan bebas dari Korupsi Kolusi dan Nepotisme (KKN).

Dengan hasil itulah maka pelayanan publik di kejari ini bisa memenuhi ekspetasi masyarakat. Perubahan yang dilakukan mulai dari sistemnya dan model pelayanannya yang nyaman, humanis, efektif, dan efisien.

Penguatan komitmen bersama menuju WBK dan WBBM itu dilakukan usai apel seluruh pegawai dan jaksa Kejari Tanah Laut, yang disaksikan oleh Bupati Tanah Laut Sukamta dan jajaran pimpinan daerah yang tergabung dalam Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Tanah Laut.

Setelah itu kegiatan dilanjutkan dengan pemusnahan barang bukti tindak pidana umum berupa perkara Undang-Undang Kesehatan, senjata tajam, uang palsu dan narkotika.

Bupati dan jajaran Forkopimda Tanah Laut secara bergantian memusnahkan barang bukti berupa kosmetik dan obat palsu, narkotika dalam bentuk sabu-sabu, senjata tajam dan uang palsu.(Forkopim//Asb)

Share on Google+
Tag
Pelayanan Publik
Pungli
Birokratis