Parlementaria
Bencana
Kamis, 25 Februari 2021, 21:47:33 wita

Atas Kerusakan Lahan Pertanian Akibat Banjir, Wakil Ketua Komisi II DPRD Tanah Laut Sebutkan Sudah Ada Usulan ke Kementerian Pertanian RI

Share on Google+
Wakil ketua Komisi II DRPD Tanah Laut H.Junaidi, Kamis (25/02/2021)
Wakil ketua Komisi II DRPD Tanah Laut H.Junaidi, Kamis (25/02/2021)

PELAIHARI POST 電Kerusakan pada areal persawahan, perkebunan hingga sampai infrastruktur pertanian pasca banjir besar yang melanda Kabupaten Tanah Laut pada puncaknya tanggal 15 Januari 2021 lalu, membawa kerusakan yang cukup besar.

Pada bidang pertanian, Dinas Tanaman Pangan, Holtikultura dan Perkebunan (Distanholbun) Tanah Laut sudah berupaya melakukan usulan-usulan ke Kementerian Pertanian RI, dan dalam semua usulan itu mendapat back up Komisi II DPRD Tanah Laut.

Wakil ketua Komisi II DRPD Tanah Laut H.Junaidi mengatakan, pada Kabupaten Tanah Laut akan dapat bantuan bibit benih Padi untuk lahan seluas 11.486 hektare, dan Jagung 5.000 hektare. Alokasi ini berada di Dinas Pertanian dan Tanaman Pangan Propinvi Kalsel atau dalam istilah lain Dana Tugas Perbantuan (TP).

“Apabila masih kekurangan untuk menanggulangi pasca banjir bisa menambah langsung ke Direktorat Balai Benih Kementrian Pertanian RI, dan daerah yang terdampak bencana termasuk yang prioritas,”kata Junaidi.

Ia menambahkan, tidak semata bantuan bibit, namun infrastruktur pertanian sudah pasti dan disampaikan langsung oleh Direktur Perbenihan Ditjend Tanaman Pangan Kementrian Tanaman Pangan.

“Yang inrastruktur boleh juga diajukan dari dana Pusat, akan tetapi juga dana daerah diharapkan bisa dialokasikan. Yang jelas untuk infrastruktur belum pasti lagi jumlah yang akan dibantu,” jelasnya.

Komisi II, katanya, termasuk untuk pengawasan pelaksanaannya sesuai tupoksi anggota Legislatif. Untuk turunnya bantuan belum ada kepastian, dan harus melengkapi administrasi dan komisi turut memantaukan.

Data dari Komsi 2 DPRD Tanah Laut, alokasi kegiatan bantuan benih tahun 2021 di Provinsi Kalsel pada Kementerian Pertanian menyebutkan, dari 13 kabupaten/kota di Kalsel, Kabupaten Tanah Laut berada diurutan nomor 1 dengan pagu bantuan berupa benih padi sebesar Rp 3.015.075.000 pada lahan seluas 50.000 hektare. Kemudian benih Jagung sebesar Rp 13.200.000 pada lahan seluas 20.000 hektare.

Banjir yang melanda kemarin meliputi 8 kecamatan dari 11 kecamatan. Tidak kurang dari 16.000 lebih hektare lahan yang terdampak. Dari luasan ini yang fuso seluas 13.000 hektare untuk tanaman padi.

Pada tanaman holtikultura ada 137 hektare lahan sementara pada Perkebunan ada sekitar 4 hektare. Disamping itu ada infrastruktur yang rusak baik Jalan Usaha Tani (JUT), saluran, embung, jembatan-jembatan penghubung sungai kecil. (Adv)

Share on Google+
Tag
Bencana
Banjir
Hujan
Longsor
DPRD