Huktibmas
Penyuluhan
Kamis, 25 Februari 2021, 21:28:57 wita

Jaksa Edukasi Daring, Berikan Penyuluhan Cyberbullying dan Bahaya Narkoba

Share on Google+
Jaksa Masuk Sekolah (JMS) atau Jaksa Edukasi Daring (Jeddar) yang dilaksanakan Kejaksaan Negeri Tanah Laut, Kamis (25/02/2021)
Jaksa Masuk Sekolah (JMS) atau Jaksa Edukasi Daring (Jeddar) yang dilaksanakan Kejaksaan Negeri Tanah Laut, Kamis (25/02/2021)

PELAIHARI POST 電Antusias siswa SMP Negeri 3 Pelaihari itu terlihat di monitor Laptop, saat mengikuti pelajaran secara daring. Pelajaran yang diberikan oleh Kejaksaan Negeri Tanah Laut, Kamis (25/02/2021)

Keinginan belajar siswa cukup tinggi, dari sekian banyak siswa SMP yang mengikuti Jaksa Masuk Sekolah (JMS) atau Jaksa Edukasi Daring (Jeddar), siswa sekolah SMP ini, cukup aktif dan banyak bertanya keinginan tahuannya mengenal cyberbullying dan bahaya narkoba.

Seperti yang ditanyakan Nanda Maulida Kelas 9 SMP Negeri 3 Pelaihari, ia bertanya, bahaya dari bullying yang banyak terjadi di sosmed apa itu salah satu nya masuk kena pidana.

Beda lagi dengan Melia Oktaviana siswa SMP 3 Pelaihari, ia merasa heran kenapa masih banyak masyarakat menggunakan narkoba dan itu apa penyebabnya.

Hampir dua jam lamanya Kejaksaan Negeri Tanah Laut memberikan materi kepada para siswa SMP 3 Pelaihari.

Kasi Intelijen Kejaksaan Negeri Tanah Laut Mahardika Prima Wijaya, SH saat di ruang kerjanya usai memberikan materi kepada siswa SMP yang ikut Jaksa Edukasi Daring (Jeddar)

"Ada empat sekolah SMP di Pelaihari yang mengikuti program Jeddar, kita utamakan memang sekolah SMP karena siswanya mempunyai koreksi dan mengedukasi. Sejak dini anak anak bisa mengetahui materi yang kita sampaikan," katanya

Empat Sekolah SMP yang mengikuti program JMS yakni, SMP Negeri 2 Pelaihari, SMP Negeri 8 Pelaihari, SMP Negri 3 Pelaihari dan SMP Negeri 1 Pelaihari.

"Satu sekolah ada 50 siswa yang mengikuti program Jeddar," ucapnya.

Dengan program Jaksa Edukasi Daring (Jeddar) ini, kata Mahardika, lebih memilih sekolah yang ada di wilayah Pelaihari karena dalam masa covid-19 seperti ini tidak boleh mengumpulkan orang dengan Jumlah banyak.

"Program Edukasi Daring (Jeddar) ini merupakan inovasi dari Kejaksaan Negeri Tanah Laut sendiri dari bidang Intelijen,"Jelasnya

Menurutnya, ada dua program yang disampaikan kepada siswa yang mengikuti materi tadi, yaitu mengenal cyberbullying dan bahaya narkoba.

"Untuk materi cyber bullying karena saat ini sudah banyak menggunakan internet kita beri pengetahuan kepada siswa tidak boleh melakukan perundungan atau membully melalui sarana internet. Materi kedua tentang bahaya narkoba kita menanamkan lebih kepada siswa tentang waspada (pengawasan pada diri dan anak)," ungkap Mahardika

Mahardika akui, dengan adanya program Jaksa Edukasi Daring (Jeddar) sangat terbantu karena untuk siswa sendiri belajar ada dirumahnya masing - masing tidak berkerumun di sekolah.

"Dengan adanya Jaksa Menyapa program Jeddar tersebut para siswa sangat merespon dan saya sangat bahagia dan bangga meski masih siswa SMP namun siswa aktif banyak bertanya dan kritis menyikapi permasalahan," ujarnya

Di jelaskan oleh Mahardika, program Jaksa Masuk Sekolah (JMS) adalah program penyuluhan hukum dari Kejaksaan Agung RI di edukasi di tiap tahun. (Asb)

Share on Google+
Tag
Penyuluhan
Hukum
Internet
Daring
Narkoba