Pemerintahan
Distribusi Barang
Senin, 15 Februari 2021, 21:24:15 wita

Pemkab Tanah Laut Akan Hapus LPG 3 Kg di Pengecer

Share on Google+
Wakil Bupati Tanah Laut Abdi Rahman usai pimpin RapatTim Pengawasan dan Penertiban HET Gas LPG 3 Kg Bersubsidi Tala, Senin ( 15/02/2021)
Wakil Bupati Tanah Laut Abdi Rahman usai pimpin RapatTim Pengawasan dan Penertiban HET Gas LPG 3 Kg Bersubsidi Tala, Senin ( 15/02/2021)

PELAIHARI POST 電Pemerintah Kabupaten Tanah Laut, rencananya akan menghapus LPG 3 Kg di pengecer atau warung. Elpiji tersebut diganti dengan LPG 5,5 Kg. Saat ini pihak Satpol PP dan Damkar Kabupaten Tanah Laut tengah melakukan pendataan para Pangkalan dan Pengecer LPG.

Wakil Bupati Tanah Laut Abdi Rahman, usai rapat bersama jajaran Tim Pengawasan dan Penertiban HET Gas LPG 3 Kg dan para Agen, Senin (15/02/2021), mengatakan Pemerintah Kabupaten Tanah Laut terus melakukan upaya pertemuan dari tingkat desa dan Kecamatan untuk mengetahui informasi terkini terkait mahalnya harga LPG 3 Kg.

"Hari ini kita lakukan pertemuan dengan para Agen LPG, "ucapnya

Menurutnya, dari temuan fakta di lapangan oleh Satpol PP dan Damkar masih ditemukan kesalahan Pangkalan dalam pendistribusian tabung gas LPG 3 Kg yang tidak tepat pada penerima.

"Kita temukan, LPG 3 Kg distribusikan ke warung dan pengepul," katanya

Padahal kuota gas LPG di Kabupaten Tanah Laut sudah mencukupi dari agen sampai pangkalan gas LPG 3 Kg sekitar 3 juta pertahun. Dalam perbulan perputaran tabung gas LPG 3 Kg sebanyak 230 ribu tabung.

"Jumlah pangkalan di Kabupaten Tanah Laut sebanyak 400 pangkalan LPG," katanya

Tidak itu saja, kata Abdi Rahman, pihaknya akan meminta data penerima tabung gas LPG 3 Kg ke tiap pangkalan. Dari situ akan ketahuan mana pangkalan yang benar - benar mendistribusikan LPG dengan benar.

Setelah dibuatkan data penerima LPG 3 Kg oleh Pemerintah Kabupaten Tanah Laut, maka pihak Agen LPG sendiri diminta untuk memperbanyak tabung gas LPG 5, 5 kg diperuntukkan bagi penerima masyarakat yang sudah beralih tabung ke tabung 5,5 Kg.

Untuk tabung gas LPG 3 Kg tetap ada, dengan penyaluran tepat pada nama penerima yang akan dibuatkan oleh pihak Perintah Daerah.

Abdi Rahman mengungkapkan bahwa akar permasalahan LPG 3 Kg ini sudah diketahui lantaran tidak adanya kedisiplinan daftar penerima dari pangkalan. Cara pendistribusian gas LPG 3 Kg itu tidak boleh terjadi tidak tepat ke penerima.

"Daftar penerima gas LPG 3 Kg itu kan harus sama, meskipun berganti-ganti bulan," katanya

Bagi Agen dan Pangkalan LPG yang ditemukan kesalahan aturan penyaluran. Pihak Pemerintah Kabupaten Tanah memberlakukan sanksi dengan Peraturan Daerah (Perda) nomor 7 tahun 2014.

"Kalau sudah melanggar Perda Ini, ada pidananya ancaman hukuman 6 bulan kurungan denda 50 juta," katanya

Siapa pun yang tertangkap tangan kata Abdi Rahman ini akan diproses tidak ada tebang pilih dan ini sudah ada beberapa temuan yang sedang di proses. (Asb)

Share on Google+
Tag
Distribusi Barang
LPG
Langka
Mahal