Ekonomi
Distribusi Barang
Senin, 15 Februari 2021, 21:10:41 wita

Diskoperindag Tanah Laut Bekerja Sama Pertamina Lakukan Konversi LPG 3 Kg ke LPG 5,5 Kg

Share on Google+
Kepala Dinas Koperindag Tanah Laut, Syahrian Nurdin pada kegiatan Konversi LPG 3 Kg ke LPG 5,5 Kg di samping Kantor Satpol PP Tanah Laut, Komplek Kantor Bupati, Senin (15/02/2021)
Kepala Dinas Koperindag Tanah Laut, Syahrian Nurdin pada kegiatan Konversi LPG 3 Kg ke LPG 5,5 Kg di samping Kantor Satpol PP Tanah Laut, Komplek Kantor Bupati, Senin (15/02/2021)

PELAIHARI POST 電Pemerintah Kabupaten Tanah Laut melalui Dinas Koperindag bekerjasama dengan Pertamina melakukan konversi LPG 3 Kg ke LPG 5,5 Kg. Tahap Pertama yang dilaksanakan di samping Kantor Satpol PP Tanah Laut, Komplek Kantor Bupati.

Sebanyak 200 tabung LPG 5,5 Kg telah disediakan. Sasaran konversi yaitu para pengguna maupun pengecer di warung-warung, Senin (15/02/2021).

Luqman Hakim Habibi, salah satu warga Pelaihari yang melakukan konversi LPG 3 Kg ke 5,5 Kg, pada Pelaihari Post , Senin (15/02/2021), mengaku kesediaan dia untuk konversi karena mahalnya LPG 3 Kg yang mencapai Rp 50.000,00

"Harapan kami sebagai masyarakat harga LPG tidak melambung tinggi dan langka. Karena mengakibatkan usaha jualan saya menjadi susah," ujar Luqman yang juga pemilik kedai minuman di jalan Hadji. Boejhasin Pelaihari.

Konversi tabung LPG 3 Kg menjadi 5,5 Kg. Masyarakat bisa menukarkan satu tabung 3 Kg ke tabung 5,5 Kg dengan harga Rp 150.000,00. Dua tabung 3 Kg menjadi satu tabung 5,5 Kg seharga Rp 50.000.00. Atau membeli langsung satu tabung 5,5 Kg seharga Rp 300.000.00.

Kepala Dinas Koperindag Tanah Laut, Syahrian Nurdin, menjelaskan bahwa distribusi LPG 3 Kg seharusnya dari Agen ke Pangkalan dan langsung ke masyarakat. Bukan dari Pangkalan dijual kembali ke warung-warung. Adanya distribusi yang keliru seperti itu. Menyebabkan harga LPG yang 3 Kg menjadi tidak jelas. Terkadang sampai Rp 40.000,00. Bahkan sampai Rp 50.000,00. Padahal yang ditetapkan oleh pemerintah sebesar Rp 19.000,00 per-tabung. Dan transaksi hanya ada di pangkalan.

"Diharapkan juga para ASN agar segera mengkonversi jika selama ini masih menggunakan LPG 3 Kg," himbau Syahrian Nurdin.

Penertiban selama ini yang dilakukan oleh Pemda melalui Satpol PP. Lebih mengarah ke para pengecer. Pada dasarnya tidak ada pengecer untuk LPG 3 Kg.

"Sementara ini akan dilakukan pembinaan dalam artian mereka diarahkan untuk mengkonversi tabung mereka dari 3 Kg menjadi 5,5 Kg. Akan tetapi bila mereka bersikeras maka kemungkinan akan diberikan sangsi. Target kedepan diharapkan masyarakat yang menggunakan LPG 3 Kg adalah membeli langsung di pangkalan. Dengan harga eceran tertinggi Rp 19.000,00. Kemudian target selanjutnya tidak ada lagi ditemukan di Kabupaten Tanah Laut ada warung-warung yang menjual LPG 3 Kg," tutup Syahrin Nurdin. (Wad)

Share on Google+
Foto terkait
Tag
Distribusi Barang
LPG
Langka
Mahal