Kesehatan
Covd-19
Sabtu, 13 Februari 2021, 08:14:15 wita

Vaksinasi Covid-19 Gelombang Pertama di Tanah Laut Sudah Tahap Suntik Kedua

Share on Google+
Bupati Tanah Laut, Kepala Dinas Kesehatan, Dandim 1009/Pelaihari dan Ketua Komisi II DPRD Tanah Laut saat akan mengikuti kegiatan Vaksinasi Covid-19 di Puskesmas Angsau, Jum'at (12/02/2021)
Bupati Tanah Laut, Kepala Dinas Kesehatan, Dandim 1009/Pelaihari dan Ketua Komisi II DPRD Tanah Laut saat akan mengikuti kegiatan Vaksinasi Covid-19 di Puskesmas Angsau, Jum'at (12/02/2021)

PELAIHARI POST 電Vaksinasi Covid-19 pada Gelombang Pertama di Kabupaten Tanah Laut sudah pada tahap vaksinasi suntik kedua. Kegiatan Suntik kedua ini dilakukan setelah 14 hari dari suntik pertama. Dari kegiatan vaksinasi tersebut sampai saat ini tidak terdapat laporan khusus efek samping yang sampai berat dari pasien.

Kabid pengendalian dan pemberantasan penyakit (P2P) pada Dinas Kesehatan Kabupaten Tanah Laut Antonius Jaka, saat ditemui Pelaihari Post pada kegiatan vaksinasi di Puskesmas Angsau, Jum'at (12/02/2021), mengemukakan pada Tahap Pertama vaksinasi Covid-19 di Kabupaten Tanah Laut tercatat sampai Kamis (11/02/2021), sebanyak 73,57% dari sasaran di Kabupaten Tanah Laut sebanyak 1837 yang tercatat di pusat.

"Sampai saat ini tidak ada laporan efek yang berat. Sedangkan efek samping yang ringan ada laporan. Seperti ada rasa kantuk, badan terasa tidak nyaman, dan lain-lain. Hal ini reaksi wajar tubuh terhadap vaksin yang telah disuntikan," ungkapnya.

Pada bulan Februari 2021 ini, tutur Antonius Jaka, ditargetkan semua Tenaga Kesehatan sudah semua divaksinasi. Kemudian diawal bulan Maret, ASN dan PTT Pegawai Pemerintahan.

"Sekarang sedang dilakukan pengumpulan data untuk ASN dan PTT. Termasuk guru dan tokoh-tokoh Agama. Akan divaksin bulan Maret. TNI dan Polri menjadi target selanjutnya di bulan April," jelasnya.

Antonius Jaka menghimbau kepada masyarakat untuk tidak takut divaksin, karena vaksin yang digunakan sudah ada sertifikatnya halal dan aman.

"Bahkan sekarang sudah diperbolehkan untuk usia 59 lebih. Efek sampingnya memang ada, tapi hanya efek ringan. Marilah semua masyarakat Tanah Laut untuk dapatkan vaksinasi Covid-19. Sehingga pandemi khususnya di Tanah Laut, Negara kita cepat berlalu," himbaunya.

Sedangkan untuk penyintas, ditegaskan oleh Antonius Jaka, sudah ada edaran dari P2P yang baru. Bahwa yang sudah sembuh lebih dari tiga bulan yang lalu sudah bisa divaksin. Karena ada beberapa kasus ada yang terinfeksi setelah tiga bulan. Vaksinasi sebagai boster agar imunitas di dalam tubuh meningkat kembali.

Di tempat yang sama Edi Porwanto, Ketua Komisi II DPRD Tanah Laut, Jum'at (12/02/2021) memperoleh vaksin pertama. Pada kegiatan vaksinasi Gelombang Pertama. Vaksinasi untuk Edi Porwanto harus ditunda karena sedang mengalami hipertensi saat itu.

"Saat divaksin Covid tidak berasa sakit. Beberapa hari yang lalu saya ada cek darah. Sakit saat saya diambil darahnya kala itu," ujar Edi Porwanto.

Edi Porwanto pun menilai dengan terealisasinya kegiatan vaksinasi covid-19 ini memberikan harapan baru bagi upaya penanggulangan wabah penyakit covid-19 ini.

"Berharap masyarakat menyambut dengan antusias kegiatan vaksinasi ini, karena selama ini vaksin yang digunakan sudah teruji klinis dan dinyatakan halal, bahkan sudah disuntikan ke berbagai tokoh nasional, tak perlu khawatir," harapnya. (Wad)

Share on Google+
Tag
Covd-19
Corona
Vaksinasi
DPRD