Pemerintahan
Pemulihan Pasca Bencana
Senin, 08 Februari 2021, 17:26:32 wita

Perencanaan Pemulihan Pasca Bencana di Tanah Laut, Dibutuhkan Rp 800 Miliar

Share on Google+
Jalan yang terputus akibat terjangan banjir di Desa Pagatan Besar. Dok Pelaihari Post, Jum'at (15/01/2021)
Jalan yang terputus akibat terjangan banjir di Desa Pagatan Besar. Dok Pelaihari Post, Jum'at (15/01/2021)

PELAIHARI POST 電Ada dua bencana yang saat ini di tangani pihak Kabupaten Tanah Laut, bencana non alam seperti penanganan covid-19 dan bencana alam seperti banjir, tanah longsor, angin puting beliung.

Andris Evony Kepala Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) Kabupaten Tanah Laut, Senin (08/02/2021) mengatkaan pemerintah Kabupaten Tanah sudah dua kali melaksanakan tanggap darurat bencana alam.

Karena bencana alam itu sifatnya emergency sudah dilaksanakan dengan segera dengan dana Belanja Tidak Terduga (BTT). Namun saat ini dana BTT nya sudah habis digunakan.

Menurutnya, pasca bencana ini tinggal mengumpulkan data yang terdampak banjir lalu di verifikasi, validasi untuk di berikan rekomendasi, mana - mana saja yang akan dibangun di rehabilitasi oleh Pemerintah Daerah dan mana yang dibangun oleh Provinsi dan Pusat.

"Kalau kita lihat secara keseluruhan sangat banyak dana yang dibutuhkan pasca bencana ini. Terutama Rekapri infrastruktur dan pembangkitan ekonomi"ucapnya

Pihak Bappeda kata Andris, sudah dua kali melakukan evaluasi data dikirim ke Provinsi Kalimantan Selatan. Dana sebesar 241 Miliar untuk pembangunan infrastruktur pasca bencana ini.

"Sampai hari ini dari hasil rekapitulasi anggaran yang diperlukan 800 Miliar," katanya

Andris jelaskan, dari semua itu akan dipilah mana tanggung jawab pembangunan Pemkab Tala, mana Provisi dan Pusat. (Asb)

Share on Google+
Tag
Pemulihan Pasca Bencana
Banjir
Longsor
Hujan