Lingkungan
Tanah Longsor
Selasa, 19 Januari 2021, 15:42:14 wita

Anggraini Korban Longsor di Guntung Besar: Tebing Gunung Bergemuruh Saya Sedang Gendong Anak

Share on Google+
Anggraini Korban selamat tanah longsor di Desa Guntung Besar Kecamatan Pelaihari saat ditemui Pelaihari Post, Selasa (19/01/2021)
Anggraini Korban selamat tanah longsor di Desa Guntung Besar Kecamatan Pelaihari saat ditemui Pelaihari Post, Selasa (19/01/2021)

PELAIHARI POST 電Korban bencana tanah longsor yang selamat di Desa Guntung Besar, Kecamatan Pelaihari, Kabupaten Tanah Laut sebagian warga mengungsi di pondok dekat Masjid Misbahul Jannah.

Salah satunya ditempat pengungsian itu ada korban tanah longsor kedua anak dan suaminya meninggal tertimbun tanah longsor.

Anggraini (21) selamat dari tanah longsor sedangkan Rahmadi (25) suaminya dan kedua anak laki lakinya Muhammad Maulana (2) dan Muhammad Febriyanoor (4) meninggal tertimbun tanah longsor.

Meski selamat dari musibah tanah longsor, Anggraini, mengalami luka di bagian kaki dan tangan, lukanya itu saat menyelamatkan diri waktu tertimbun tanah longsor.

Anggraini saat ditemui Pelaihari Post , Selasa (19/01/2021) menceritakan awal kejadian longsor itu terjadi, sebelum kejadian longsor ia bersama kedua anaknya itu sekitar pukul 11.00 Wita sedang makan, sedangkan suaminya istirahat tiduran. Lalu Suara reruntuhan pohon dan tanah bergemuruh di atas tebing gunung. Menimpah rumah begitu cepatnya rumah itu tidak terlihat lagi tertimbun tanah.

"Saya sempat keluar menggendong anak saya yang kecil ingin melihat suara gemuruh dari tebing gunung. Sedangkan Suami dan anak saya yang pertama didalam rumah," katanya.

Suami dan anaknya, kata Anggraini, ada di dalam rumah tidak bisa menyelamatkan diri dan ia sendiri waktu kejadian lagi menggendong anak keduanya itu tertimbun tanah longsor.

"Saya berusaha keluar dari tanah longsor yang menimpah badan saya dan anak kedua yang di Gendong itu lepas, ia tertimbun tanah longsor saya mencoba mencarinya tapi tidak berhasil," lirih Anggraini.

Pasca kejadian tanah longsor suami dan kedua anaknya itu ditemukan oleh Tim SAR dan Masyarakat dalam keadaan meninggal dunia.

Untuk sementara waktu ini Anggraini tinggal di Pengungsian di pondok dekat Masjid Misbahul Jannah. Desa Guntung Besar.

Sementara itu Kepala Desa Guntung Besar Abdul Mugeni mengatakan Korban bencana tanah longsor yang diungsikan di Masjid Masjid Misbahul Jannah ada 2 Kepal Keluarga.

"Warga yang kehilangan tempat tinggal akibat longsor semuanya ada 6 rumah warga," katanya

Pasca bencana tanah longsor ini, ucap Abdul Mugeni, pihaknya sudah melakukan upaya koordinasi dengan pihak Kerukunan Kepala Desa (KKD) untuk diteruskan pihak Dinas Dinas Perumahan Rakyat, Kawasan Permukiman dan Lingkungan Hidup (DPRKPLH).

"Kita ingin ada uji tempat, dari pihak terkait apakah tempat warga yang sudah longsor itu apa layak di huni apa tidak," ucap kades

Menurutnya, warga di desa terus bahu membahu, dari dapur umum yang disediakan untuk bantuan korban bencana longsor.

"Bantuan dari pihak lain dan pemerintah juga sudah ada," pungkasnya (Asb)

Share on Google+
Foto terkait
Tag
Tanah Longsor
Darurat Bencana
Banjir
Hujan
Korban