Perhubungan
Darurat Bencana
Senin, 18 Januari 2021, 18:42:32 wita

Pembangunan Jembatan di Jalan Nasional Perbatasan Angsau - Pabahan Menjadi Prioritas

Share on Google+
Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat RI Basuki Hadimuljono (memakai topi dan rompi kuning paling depan) mengunjungi jembatan Putus di Jalan Nasional Perbatasan Angsau - Pabahanan, Senin (18/01/2021). Foto dari Forkompin Tala
Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat RI Basuki Hadimuljono (memakai topi dan rompi kuning paling depan) mengunjungi jembatan Putus di Jalan Nasional Perbatasan Angsau - Pabahanan, Senin (18/01/2021). Foto dari Forkompin Tala

PELAIHARI POST 電Pengerjaan jembatan yang terputus di Jalan Nasional perbatasan Kelurahan Angsau dan Kelurahan Pabahanan akan diprioritaskan dalam pembangunan infrastruktur.

Dirilis dari Protokol dan Komunikasi Pimpinan (Prokopim Tala), Bupati Tanah Laut HM Sukamta saat menerima kunjungan Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) Republik Indonesia Mochamad Basoeki Hadimoeljono di Jembatan Pabahanan, pada Senin (18/1/2021).

Jembatan di Jalan Nasional Ahmad Yani tepatnya di perbatasan Kelurahan Pabahanan dan Kelurahan Angsau, Kecamatan Pelaihari ini putus akibat tergerus banjir pada hari Kamis sore (14/01/2021)

Sukamta mengatakan bahwa jalan nasional ini merupakan prioritas utama dalam proses pembangunan. Hal ini dikarenakan proses pendistribusian arus barang dan jasa serta kebutuhan pokok masyarakat melalui jalan ini.

“Tadi saya sudah menyampaikan kepada Menteri PUPR agar pembangunan jembatan ini dapat diprioritaskan,” katanya

Lebih lanjut, ia katakan perbaikan jembatan ini sudah dianggarkan oleh pemerintah untuk pemeliharaan ruas jalan yang rusak. Menurutnya dalam waktu yang cepat akan dikerjakan adendum guna memprioritaskan pembangunan jalan ini.

Dirinya menuturkan untuk kerusakan dibagian provinsi belum dapat dihitung, karena air belum surut disebagian desa. Sedangkan untuk kerusakan di kabupaten sudah dapat ditangani dan infrastruktur mulai dibenahi.

“Nantinya untuk provinsi, setelah air surut langsung kita hitung dan kita laporkan ke pemerintah provinsi,” tuturnya.

Pihaknya berharap dengan pengerjaan jembatan yang diprioritaskan ini segera selesai dan arus barang dan jasa serta ekonomi masyarakat di Kabupaten Tanah Laut bisa bangkit lagi.

Diketahui, saat ini para pekerja dari Detasemen Zeni Tempur 8/Gawi Manuntung (Denzipur 8/GM) dan PLN sedang melakukan perbaikan jalan dan listrik.

Turut berhadir pada kegiatan tersebut Dandim 1009/plh Adi Yoga Susetyo, Wakapolres Tanah Laut Fauzan Arianto, Kepala Dinas PUPR Tanah Laut dan lainnya. (Asb)

Share on Google+
Tag
Darurat Bencana
Banjir
Hujan
Tanah Longsor
Jembatan