Perhubungan
Darurat Bencana
Minggu, 17 Januari 2021, 13:39:47 wita

Akibat Jalan Ambrol Desa Pagatan Besar dan Tabanio Terisolir, Perbaikan Belum Memungkinkan

Share on Google+
Wakil Bupati Tanah Laut Abdi Rahman meninjau jalan ambrol penghubung Desa Pagatan Besar dan Tabanio Kecamatan Takisung, Sabtu (16/01/2021). Foto dari Forkompin Tala
Wakil Bupati Tanah Laut Abdi Rahman meninjau jalan ambrol penghubung Desa Pagatan Besar dan Tabanio Kecamatan Takisung, Sabtu (16/01/2021). Foto dari Forkompin Tala

PELAIHARI POST 電Musibah banjir yang melanda Kabupaten Tanah Laut kembali membuat jalan akses masyarakat terputus, kali ini terjadi di jalan raya Desa Pagatan Besar yang berbatasan dengan Desa Takisung berdasarkan rilis dari Tim Komunikasi Pimpinan Sekretariat Daerah Kabupaten Tanah Laut, pada Sabtu (16/1/2021) di lokasi kejadian.

Jalan penghubung antar dua desa tersebut ambrol pada Jum'at malam (15/1/2021), dari keterangan warga setempat, jalan tersebut diterjang banjir dengan arus yang sangat deras, sehingga membuat pondasi jalan amblas, sementara itu beberapa rumah yang ada di Desa Pagatan Besar dan Takisung juga terendam banjir.

Putusnya akses moda transportasi darat tersebut pun membuat Desa Pagatan Besar dan Tabanio terisolir, pasalnya jalan dari kedua desa tersebut menuju Kecamatan Kurau juga terputus karena rendaman banjir yang cukup dalam. Evakuasi warga dan pengiriman logistik berupa bantuan hanya bisa dilakukan dengan perahu kecil atau kelotok serta perahu karet dan speed boat melalu jalur laut.

Warga sekitar lokasi ambrolnya jalan, Bahriansyah mengungkapkan bahwa banjir memang melanda daerah perbatasan kedua desa tersebut selama tiga hari terakhir, banjir kali ini menurutnya menjadi musibah banjir paling parah dalam beberapa tahun belakangan.

"Biasanya banjir rob air laut tapi sudah lama tidak ada lagi, kalau jalan ini ambrol malam tadi. Jalan menuju Desa Pagatan Besar dan Tabanio benar-benar terputus,"jelasnya.

Bahriansyah pun berharap akses jalan menuju kedua desa tersebut dapat kembali normal, karena prihatin dengan nasib para penduduk setempat yang sudah terisolir.

Sementara itu Wakil Bupati Tanah Laut Abdi Rahman yang meninjau langsung kondisi jalan ambrol tersebut, dalam keterangan persnya mengungkapkan bahwa untuk saat ini perbaikan atau pembangunan jalan kembali mustahil dilakukan mengingat arus banjir yang sangat deras.

“Ini pasti membahayakan pekerja jika kita paksakan perbaiki, maka cara yang kita tempuh saat ini adalah dengan menggunakan klotok atau melalui jalur laut dengan perahu karet atau speed boat,” pungkasnya (Asb)

Share on Google+
Tag
Darurat Bencana
Banjir
Hujan
Jalan
Ambrol