Politik
Partai Politik
Jum'at, 04 Desember 2020, 18:41:17 wita

DPC PDI Perjuangan Tanah Laut Menyayangkan Salah Satu Kadernya Terjerat Narkoba

Share on Google+
Sekretaris PDI Perjuangan Ahamd Yani didampingi Wakil Bidang Kaderisasi dan Ideologi  Hermanto dan Wakil Ketua Bidang Komunikasi Politik  Syaefullah. Saat konferensi pers di Kantor DPC PDIP Tanah Laut, Jum'at ( 04/12/2020)
Sekretaris PDI Perjuangan Ahamd Yani didampingi Wakil Bidang Kaderisasi dan Ideologi Hermanto dan Wakil Ketua Bidang Komunikasi Politik Syaefullah. Saat konferensi pers di Kantor DPC PDIP Tanah Laut, Jum'at ( 04/12/2020)

PELAIHARI POST 電Pihak DPC Partai PDI Perjuangan Kabupaten Tanah Laut membenarkan sekaligus menyayangkan salah satu kadernya terjerat kasus Narkoba. Hal tersebut dikemukakan Sekretaris DPC Partai PDI Perjuangan Kabupaten Tanah Laut Ahmad Yani dalam konferensi pers di Kantor DPC PDIP Tanah Laut, , Jum'at (04/12/2020).

Ahmad Yani membenarkan bahwa Anggota DPRD Kabupaten Tanah Laut yang berinisial SRN di tangkap Badan Narkotika Nasional Provinsi Kalimantan Selatan pada beberapa hari yang lalu.

Prihal kejadian tersebut pihaknya sangat menyayangkan salah satu kader PDI Perjuangan terjerat barang haram tersebut.

Politikus PDI Perjuangan itu ditangkap karena diduga menggelar pesta narkoba bersama teman lainnya.

"Setelah mendapat informasi itu saya mengutus Wakil Bidang Kaderisasi dan Ideologi pak Hermanto dan Wakil Ketua Bidang Komunikasi Politik pak Syaefullah untuk menemui BNN Provinsi dan konfirmasi yang sebenarnya, kata Ahmad Yani.

Ahamd Yani katakan, SRN terjaring BNNP pada tanggal 1 Desember 2020 sedang melakukan pesta narkoba.

"Atas nama pengurus Dewan Pimpinan Cabang PDI Perjuangan Kabupaten Tanah Laut mohon maaf kepada seluruh kader dan simpatisan PDI Perjuangan atas kejadian kasus ini "ungkapnya

Atas kejadian ini kata Ahmad Yani, pihak Partai PDI Perjuangan akan membahas melalui rapat dan hasilnya akan diserahkan ke Partai apapun itu nantinya hasil dan sanksi yang di berikan. Kalau memang itu Kasusnya berat bisa kena sanksi pemberhentian.

Wakil Bidang Kaderisasi dan Ideologi Hermanto menambahkan, dalam AD/ART PDI Perjuangan itu sudah jelas tidak ada maaf bagi pengguna narkoba. Tapi jika tidak benar maka akan dibantu terlepas dari persoalan ini.

"Setelah saya klarifikasi ke BNN Provinsi dibenarkan pihak BNNP bahwa SRN terjaring narkoba"katanya

Menurut Hermanto, langkah selanjutnya Partai akan memberikan sanksi, lantaran ini sudah mencederai nama PDI Perjuangan.

"Ini sangat membuat malu dan mudah - mudahan kejadian ini sampai disini saja, jangan pernah terjadi lagi," pungkasnya. (Asb)

Share on Google+
Tag
Partai Politik
Narkoba
Ditangkap