Ekonomi
Usaha Ekonomi Masyarakat
Sabtu, 28 November 2020, 21:12:49 wita

Di Masa Covid-19 ini, Usaha Kecil di Desa Tirtajaya Malah Kebanjiran Order

Share on Google+
Yulia Purnama Rukmi owner  BYHAF (kanan, berkerudung coklat) dan Rahmatullah, SE, Dirut BUMDes (tengah, berkaos) saat menunjukan hasil produksi usaha masyarakat di Desa Tirtajaya, Sabtu (28/11/2020)
Yulia Purnama Rukmi owner BYHAF (kanan, berkerudung coklat) dan Rahmatullah, SE, Dirut BUMDes (tengah, berkaos) saat menunjukan hasil produksi usaha masyarakat di Desa Tirtajaya, Sabtu (28/11/2020)

PELAIHARI POST 電Usaha yang dijalankan masyarakat di Kabupaten Tanah Laut di masa Pandemi Covid-19 banyak yang terdampak dan terpuruk. Namun tidak demikian dengan usaha kecil di Desa Tirtajaya yang di bina oleh BYHAF bekerja sama dengan Badan Usaha Milik Desa (BUMdes) ini, malah kebanjiran order.

Usaha kecil tersebut memproduksi berbagai jenis olahan rempah minuman serbuk dan minyak Virgin Coconut Oil (VCO), terbuat dari kelapa khusus. Selain itu ada juga produksi jahe, temu lawak, kunyit dan kencur dan rempah - rempah, untuk menambah imun tubuh agar kuat.

Hasil produksi BYHAF sudah dikemas menarik, sudah ada label halal dari MUI dan sudah ada izin dari Dinas Kesehatan.

Yulia Purnama Rukmi selaku owner BYHAF yang membina para Industri Kecil dan Menengah (IKM) Desa Tirta Jaya, saat berbincang bincang dengan Pelaihari Post mengatakan. Sabtu (28/11/2020), mengatakan pihaknya membina belasan para IKM dari masyarakat desa Tirta Jaya dan dijadikan satu tempat.

"Ini ada beberapa hasil produksi seperi Virgin Coconut Oil (VCO), serbuk kunyit, jahe, kencur, rempah - rempah dan temu lawak." katanya

Ia tambahkan, selain minuman serbuk jahe jadi unggulan BYHAF IKM Desa Tirta Jaya yakni Virgin Coconut Oil (VCO), karena bahan baku kelapa pembuatan Virgin Coconut Oil (VCO), banyak di temukan sekitaran Desa.

"Manfaat Virgin Coconut Oil (VCO), sendiri untuk kesehatan bisa mengobati macam penyakit termasuk kena luka sayat di oles bisa cepat kering," katanya

Yulia jelaskan, selama masa Pandemi Covid-19 produksi minuman serbuk jahe dan rempah lainnya justru malah meningkat penjualannya dan bisa meningkatkan taraf ekonomi masyarakat. Pihak BYHAF IKM Desa Tirta Jaya sendiri bekerja sama dengan BUMdes.

"Produksi seperti ini sejak dua tahun lalu waktu dulu masih belum digabungkan masyarakat masih sendiri-sendiri penjualannya. Setelah bergabung dengan BUMdes dijadikan satu tempat dan bisa menaikan omset dalam satu tahun ini," jelasnya

Yulia berharap, hasil produksi IKM binaannya itu bisa semakin tersebar ke daerah manapun dikenal masyarakat luas dan bisa di terima pihak ritel yang mau kerja sama dengan pihaknya.

Sementara itu Direktur BUMDes Maju Bersama Desa Tirta Jaya Rahmatullah mengatakan, para IKM di Deaa Tirta Jaya di bawah BUMDes. Ada tiga bidang usaha salah satunya produksi minuman serbuk kunyit, jahe, kencur, rempah - rempah dan temu lawak, dan Virgin Coconut Oil (VCO).

"Bidang usaha lainnya penjualan Pupuk dan Matrial," katanya

Rahmatullah akui, untuk saat ini BUMDes berhasil mendapat pemasukan yang cukup banyak dari hasil penjualan minuman serbuk dalam satu bulan hampir 1000 pics habis terjual.

"Ada kendala pembuatan minuman serbuk ini dari bahan bakunya. Jahe yang ini dari lokal yang kita gunakan," ucapnya

Menurutnya, dengan meningkatnya penjualan hasil produksi BYHAF IKM Desa Tirta Jaya cukup lumayan pemasukan untuk BUMdes. Malah sudah melebihi modal awal yang di sertakan, dari modal awal produksi minuman serbuk jahe di kucurkan Rp 20 juta sekarang sudah melebihi hasil dari modal kenaikan pemasukan itu sejak bulan Maret 2020. (Asb)

Share on Google+
Foto terkait
Tag
Usaha Ekonomi Masyarakat
UKM
Tanaman