Politik
Partai Politik
Minggu, 26 Juli 2020, 00:20:02 wita

Edi Porwanto, Bila Akan Diganti, Dia Akan Legowo

Share on Google+
Rapat Pleno di Perluas DPD Partai NasDem Kabupaten Tanah Laut di Sinar Hotel Jalan KH Mansyur Pelaihari, Sabtu (25/07/2020)
Rapat Pleno di Perluas DPD Partai NasDem Kabupaten Tanah Laut di Sinar Hotel Jalan KH Mansyur Pelaihari, Sabtu (25/07/2020)

PELAIHARI POST 電Ketua DPD Partai NasDem Kabupaten Tanah Laut menyatakan akan legowo, jika dilakukan pergantian pimpinan di Partai NasDem Kabupaten Tanah Laut. Hal ini dikemukakan usai memimpin Rapat Pleno membahas uang tali asih kepada caleg DPRD Partai NasDem Kabupaten Tanah Laut priode 2019-2024 dan persiapan Penyelenggaraan pelatihan dasar kepemimpinan untuk kader Partai NasDem dari seluruh kecamatan di Tanah Laut di Sinar Hotel Jalan KH Mansyur Pelaihari, Sabtu (25/07/2020). Rapat Pleno selain dihadiri Pengurus DPD Kabupaten Tanah Laut dan Pimpinan Tingkat Kecamatan, juga dihadiri Wasekjen DPW Partai NasDem Provinsi Kalimantan Selatan Muhammad Haris.

Wasekjen DPW Partai NasDem Provinsi Kalimantan Selatan Muhammad Haris menyampaikan apresiasi atas kegiatan yang dilaksanakan oleh Partai NasDem Kabupaten Tanah Laut yang saat ini yaitu pembahasan tali asih kepada caleg DPRD Partai NasDem Kabupaten Tanah Laut priode 2019-2024 dan persiapan Penyelenggaraan pelatihan dasar kepemimpinan untuk kader Partai NasDem dari seluruh kecamatan di Tanah Laut.

"Dalam Pemilu kemarin ada Caleg yang belum ada rejekinya untuk duduk sebagai anggota Dewan tersebut, Partai NasDem Tanah Laut telah membahas mekanisme tali asihnya. Sedangkan terkait dengan pendidikan politik berupa Pelatihan Kepemimpinan bagi kader di seluruh kecamatan itu, ini terobosan yang betul-betul kami diapresiasi, yang diharapkan bisa diikuti juga oleh Partai NaDem dari Kabupaten/Kota lainnya di Kalsel," ujarnya.

Sehubungan dengan pertanyaan wartawan terkait isu pergantian Ketua DPD Partai NasDem Kabupaten Tanah Laut, Muhammad Haris menjelaskan sampai saat ini pihak DPW NasDem Kalsel tidak mengetahui soal adanya pergantian Ketua untuk di Kabupaten Tanah Laut.

"Di Kabupaten/Kota di Kalimantan Selatan ada terjadi perubahan-perubahan komposisi Pimpinan. Begitu pula di DPW. Sesuai dengan Keputusan DPP Partai NasDem. Untuk di Tanah Laut sampai saat ini, belum ada. Pihak DPW belum ada menerima pemberitahuan kalau di Tanah Laut ada perubahan atau pergantian," jelasnya.

Sementara itu Ketua DPD Partai NasDem Kabupaten Tanah Laut, Edi Porwanto, ketika ditanya wartawan, menyatakan akan legowo bila di Kabupaten Tanah Laut, termasuk yang akan dilakukan pergantian Ketua DPD oleh DPP Partai NasDem.

"Pergantian atau perubahan itu keniscayaan alamiah. Pergantian pasti terjadi, cepat atau lambat. Itu hanya soal waktu. Saya pun pasti akan menerima bila diputuskan oleh DPP demikian. Kita Sami'na Wa Atho'na apa yang nantinya diputuskan oleh DPP terkait adanya pergantian pimpinan di Partai NasDem Kabupaten Tanah Laut. Kita akan terima dengan segala resikonya," tegasnya.

Edi Porwanto pun berharap nantinya pun Kader-kader yang selama ini berproses dan berjuang di Partai NasDem Kabupaten Tanah Laut tetap dapat diakomodir.

"Kader-kader partai, baik yang berada di level Kabupaten, Kecamatan maupun yang tersebar di desa-desa yang selama ini telah berjuang membesarkan partai, mereka telah teruji komitmenya membesarkan partai. Performance partai yang selanjutnya eksis pada Pemilu 2014 maupun peningkatan performance pada Pemilu 2019 ini, tidak terlepas dari komitmen dan perjuangan kader-kader partai tersebut," harapnya.

Sementara itu salah seorang Kader Partai NasDem, yang juga mantan Kepala BPBD Tanah Laut, M. Noor kepada wartawan mengemukakan pergantian pucuk pimpinan di Partai itu sudah hal yang lumrah. Namun harus jelas duduk perkaranya.

"Karena tadi pada rapat pleno ada hadir dari DPW Partai NasDem apa yang disampaikan oleh para kader dapat didengar dan di sampaikan, dibicarakan dan ditindak lanjuti apakah sudah pantas dengan wacana adanya pergantian ketua Partai," katanya

Meskipun ketua yang sekarang kalaupun mau diganti, kata M. Noor, itu sah saja. Namun secara pribadi dirinya menilai belum waktunya kalau untuk mengganti ketua Partai sekarang. Karena untuk mengganti ketua Partai yang sekarang belum ada alasan yang rasional apa sebab dan masalah nya.

"Kepemimpinan ketua yang sekarang ini, Edi Porwanto itu lebih baik, kita bisa lihat dari barometer selama perolehan suara di pemilu dengan jumlah 4 kursi dan perolehan suaranya meningkat," jelasnya

Masih di tempat yang sama, Bendahara Partai NasDem Ahmad Tasaji, mengemukakan bahwa selama Rapat Pleno ada tiga poin yang dibahas tapi yang paling menarik dan memanas poin ketiga terkait adanya isu wancana pergantian pengurus Partai dan ketua Partai.

"Kalaupun ini terjadi adanya pergantian di pengurus dan ketua Partai kenapa tidak melalui mekanisme seperti melalui Musyawarah Daerah," kata Ahmad Tasaji merasa heran

Menurutnya, dirinya merasa kaget ada salah satu kader pernah didatangi seseorang dari Partai lain yang mengaku mendapatkan mandat untuk jadi pengurus yang akan datang dan diminta olehnya apakah mau ikut silahkan tetap di Partai NasDem. Tetapi jika tidak ikut, silahkan diminta untuk keluar Partai.

Ahmad Tasaji menerangkan dari awal berdirinya Partai NasDem ia mengetahui bagaimana membesarkan Partai NasDem bersama ketua yang saat ini. Pengorbanannya sangat luar biasa baik dari segi moril maupun materil.

"Ketua Partai NasDem sangat banyak berkorban bahkan berani mengeluarkan biaya dihitung kalau membangun rumah NasDem misalkan hitungan 100 rupiah dia barani mengeluarkan biaya sendiri 700 rupiah," katanya

Seandainya terjadi pergantian kepengurusan dan Ketua Partai, kata Ahmad Tasaji, dengan harapan bisa ditelaah dan dikaji kembali dan siapa calon yang akan menggantikan ketua Partai NasDem. Kalau bisa ada pergantian di harapkan dari orang kader Partai NasDem itu sendiri.

"Bagi saya sendiri hanya bisa mendengar dan mengikuti," pungkasnya

Hal sama di katakan ketua DPC Kecamatan Takisung Sugito, pihaknya merasa terkejut setelah mendengar adanya isu wancana pergantian kader partai NasDem dan ketua partai dari orang lain. Bahkan dirinya sendiri sebagi pengurus partai di DPC tidak sama sekali mendengar.

Menurutnya, caranya seharusnya tidak seperti ini. Bahkan siapa yang akan menggantikan kepengurusannya pun belum diketahui siapa orangnya.

"Kami masih membutuhkan sosok ketua sepeti Edi Porwanto dan saya harapakan DPW Partai NasDem bisa mendengar apa yang disampaikan para pengurus," katanya

Sugito pun menerangkan sejak tahun 2008 berdirinya ormas Nasional Demokrat (Nasdem) dan sekarang menjadi Partai NasDem. Dipimpin oleh Edi Porwanto sejak masih nol, masyarakat pun belum tahu NasDem itu apa.

"Sampai sekarang Partai NasDem meraih suara banyak lantaran perjuangan para kadernya dan ketua Partai NasDem," pungkasnya (Asb)

Share on Google+
Tag
Partai Politik
Kader
Pengurus