Keagamaan
Hari Raya
Sabtu, 25 Juli 2020, 14:10:32 wita

Ketua DPW IPI Kalsel Hadiri Rakor Persiapan Idul Adha 1441 H di Tanah Laut

Share on Google+
Rakor Persiapan Idul Adha 1441 H di Ruang VIP Kediaman Bupati Tanah Laut, Kamis (23/07/2020).
Rakor Persiapan Idul Adha 1441 H di Ruang VIP Kediaman Bupati Tanah Laut, Kamis (23/07/2020).

PELAIHARI POST 電Ketua DPW IPI Kalsel hadiri acara rapat Kordinasi Pemerintah Daerah dan Intansi Vertikal - menghadapi Hari Raya Idul Adha 1441 H. Di tengah Pandemi Covid 19 di Kabupaten Tanah Laut.

Rapat Rakor ini bersama Pemerintah Kabupaten Tanah Laut melakukan Rapat Koordinasi (Rakor) dengan instansi vertikal atau Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Tanah Laut dalam rangka persiapan menghadapi Hari Raya Idul Adha 1441 Hijriyah ditengah pandemi Covid-19. Rakor tersebut diselenggarakan di Ruang VIP Kediaman Bupati Tanah Laut, Pelaihari pada Kamis (23/07/2020).

Rakor tersebut dihadiri oleh Ketua DPRD Tanah Laut Muslimin, Kapolres Tanah Laut AKBP Cuncun Kurniadi, Perwakilan Kodim 1009 Pelaihari, Ketua Pengadilan Negeri Pelaihari Ita Widyaningsih, Sekretaris Daerah Tanah Laut H. Dahnial Kifli, para Asisten Setda Tanah Laut, Kepala Satuan kerja Perangkat Daerah (SKPD) Tanah Laut, Ketua DPW IPI Kalsel KH M. Mukeri Yunus dan para Pimpinan Pondok Pesantren, Pimpinan Organisasi Agama, Tokoh Masyarakat dan Tokoh Agama.

Sementara Ketua DPW IPI Kalsel katakan KH M. Mukeri Yunus, pihak DMI (Dewan Masjid Indonesia) Kabupaten Tanah Laut telah melaporkakan Masjid se- Tanah Laut untuk pelaksanaan shalat Idul Adha dan ibadah qurban telah di himbau untuk mengikuti protokol kesehatan dan sudah ada himbauan dari Mentri Agama dan pemetintah dserah yang telah beredar suratnya melalui media masa,media elektronik dan media sosial.

Ia tambahkan mengenai covid 19 secara umum insya Allah akan sirna cepat atau lambat lantaran penyakit tersebut ada pada zona Laukhilhayat tidak di Laukhilmamst (kitab falakiyatulhikmah) dan tergantung disiplin dalam ihtiar tentunya yg menentukan hanyalah Allah SWT bi'idznillahi ta'ala.

Menurutnya, pada rapat wali santri di Ponpes Nurul Hijrah Jorong sebagian banyak wali yang mengeluh dan mengharapkan agar secepatnya anaknya masuk persantren kembali lanataran di ponpes di larang bawa handpone.

"Sementara belajar di rumah sekarang ini harus punya handpone karena belajar via daring. Akan tetapi pada kenyataannya anak-anj main handpon dengan kebebasannya,main game dll."katanya

Ia tambahkan , sampai bisa melupakan aktivitas lainnya dan membuat anak bisa eror otaknya. Di sisi lain mereka enggan ravidtest karena alasan biaya dan takut di karantinakan di Pelaihari (Humaspro Tanah Laut/Asb)

Share on Google+
Tag
Hari Raya
Idul Adha
Lebaran