Sosial dan Budaya
Sosialisasi
Selasa, 09 Juni 2020, 21:43:44 wita

Masyarakat di Desa Jorong Tidak Menolak JIka Ada Warganya yang Meninggal Terkena Covid-19 di Makamkan di Desanya

Share on Google+
Kepala Desa Jorong beserta ketua RT dan masyarakat desa melaksanakan sosialisasi terkait penguburan jenzah yang meninggal terkait Covid-19, Selasa (09/06/2020)
Kepala Desa Jorong beserta ketua RT dan masyarakat desa melaksanakan sosialisasi terkait penguburan jenzah yang meninggal terkait Covid-19, Selasa (09/06/2020)

PELAIHARI POST 電Kepala Desa Jorong beserta ketua RT dan masyarakat desa melaksanakan sosialisasi terkait penguburan jenzah yang meninggal dinyatakan positif Covid-19 maupun yang masih bersetatus ODP. Dalam Sosialisasi itu mengemuka warga di Desa Jorong tidak menolak jika ada warganya yang meninggal dunia yang terpapar Covid-19 dimakamkan di tempat pemakaman di Desa Jorong.

Kepala Desa Jorong Adad Imberadi saat dikonfirmasi Pelaihari Post , Selasa (09/06/2020), mengungkapkan Kalau ada warga Desa Jorong yang meninggal lantaran Covid-19 diperbolehkan oleh masyarakat dimakamkan di pemakaman di Desa Jorong.

"Itu tadi kami sosialiasikan sama masyarakat dan mereka semua setuju,"tegasnya.

Adad Imberadi mengemukakan sosialisasi yang dilakukan merupakan antispasi kedepan kalau ada warganya yang terpapar Corona, tentu sudah dipersiapkan tempat pemakaman di Desa Jorong, namun secara prosedur tetap menggunakan protokol Covid-19

"Masyarakat di sini hanya menyediakan galian lubang kubur saja, kalau menguburnya tetap para petugas. Pemakaman di Desa Jorong ada tiga tempat dan ketiganya bisa digunakan pemakaman covid-19,"katanya

Menurut Adad Imberadi, masyarakat Desa Jorong menilai saat ini pemakaman covid-19 di Kelurahan Karang Taruna Pelaihari terlalu jauh, sudah barang tentu kalau ada yang dimakamkan di sana pihak keluarga tidak begitu tau, sedangkan kalau dimakamkan di kampung sediri pastinya pihak keluarga bisa mengetahuinya.

"Masyarakat banyak yang tergerak hatinya, hingga bisa disetujui pemakaman covid-19 bisa dilakukan didesa dan lagi pernah terjadi satu orang warga Desa Jorong yang meninggal lantaran covid-19 seorang laki laki "ucapnya

Ia tambahkan, meski saat ini dari catatan diDesa jorong belum ada warganya yang masuk pasien dalam ODP mauapun pasien PDP apalagi dikartina.

"Ya kalau memang nanti ada warga yang reaktif rapid test dan dikarantina, biar dikarantina di desa saja atau dirumahnya sendiri itu sudah kita sepakati,"pungkasnya (Asb)

Share on Google+
Tag
Sosialisasi
Corona
pemakaman
meninggal
jorong