Kesehatan
Wabah Penyakit
Rabu, 25 Maret 2020, 19:25:07 wita

Satgas Penanggulangan Covid 19 Tanah Laut Dirikan Posko di Perbatasan

Share on Google+
Pengguna jalan dilakukan pemeriksaan oleh Petugas dalam rangka mencegah penyebaran wabah virus Corona di Tanah Laut, Rabu (25/03/2020)
Pengguna jalan dilakukan pemeriksaan oleh Petugas dalam rangka mencegah penyebaran wabah virus Corona di Tanah Laut, Rabu (25/03/2020)

PELAIHARI POST 電Tim satuan tugas penanggulangan Covid-19 Kabupaten Tanah Laut, terus melakukan upaya pencegahan Virus Corona masuk ke Kabupaten Tanah Laut, dengan cara mendirikan Pos Satgas Pencegahan, Pengendalian dan Penanganan COVID-19

Posko tersebut didirikan perbatasan KabupatenTanah Laut di empat Desa. Posko Satgas Desa Pandahan Kecamatan Bati Bati, Posko Satgas Desa Banyu Irang Kecamatan Bati Bati, Posko Satgas Sungai Cuka Kecamatan Kintap dan Posko Satgas Desa Handil Babirik Kecamatan Bumi Makmur.

M. Kusri selaku ketua harian satuan tugas penanggulangan Covid-19 Kabupaten Tanah Laut melalui sambungan telepon Rabu (25/03/2020) kepada Pelaihari Post mengatakan saat ini Posko Satgas Pencegahan, Pengendalian dan Penanganan COVID-19 mulai malaksanakan aktivitas. Posko Satgas ada di 4 Desa, seKabupaten Tanah Laut, melibatkan BPBD, DISHUB, DAMKAR, PMI Dinas Kesehatan dan Puskesmas, TNI dan Polri.

Tujan adanya Posko Satgas Pencegahan, Pengendalian dan Penanganan COVID-19 di perbatasan Kabupaten tersebut. Untuk melakukan pencegahan adanya masyarakat yang masuk Ke wilayah Tanah Laut, harus dilakukan tes kesehatan oleh petugas satgas.

"Kita harapkan, masyarakat masuk ke wilayah Tanah Laut dari tempat lain tidak membawa virus masuk ke wilayah kita. Para petugas, akan melakukan tes kesehatan ke setiap pengendara baik pengendara roda dua maupun roda empat disemprot menggunakan disinfektan," ungkap M. Kusri

M. Kusri menjelaskan upaya pencegahan di setiap Pos Satgas Pencegahan, Pengendalian dan Penanganan COVID-19 bukan berarti untuk mengetahui penyakit.

Namun itu, upaya supaya tidak menyebar virus corona ketempat lain. Setiap satgas selain mengecek kesehatan masyarakat yang terjaring dipos itu akan ditanya riwayat perjalanan.

"Dari riwayat perjalanan masyarakat ketempat daerah yang terpapar Virus Corona, maka akan disarankan supaya melakukan isolasi mandiri," ucapnya

Menurut M. Kusri, para petugas Pos Satgas Pencegahan, Pengendalian dan Penanganan COVID-19 bekerja selama 1 kali 24 jam, batas waktu posko tersebut didirikan di perbatasan Kabupaten, dilihat situasi dan kondisi yang dimungkinkan. (Asb)

Share on Google+
Tag
Wabah Penyakit
Corona
RSU
Pemeriksaan