Lingkungan
Kehutanan
Rabu, 26 Februari 2020, 23:07:12 wita

Pemkab Tanah Laut Ekspos Pemanfaatan Lahan Bekas Tambang di Jakarta

Share on Google+
Pemkab Tanah Laut Ekspos Pemanfaatan Lahan Bekas Tambang di ruang rapat Kantor Apkasi, Sudirman Sahid Centre, Jakarta pada selasa (25/02/2020).
Pemkab Tanah Laut Ekspos Pemanfaatan Lahan Bekas Tambang di ruang rapat Kantor Apkasi, Sudirman Sahid Centre, Jakarta pada selasa (25/02/2020).

PELAIHARI POST 電Pemerintah Kabupaten Tanah Laut gelar rapat ekspos dengan Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan. Terkait rencana pemanfaatan lahan pasca tambang dijadikan tempat ternak sapi potong. Rapat tersebut, bertempat di ruang rapat Kantor Apkasi, Sudirman Sahid Centre, Jakarta pada selasa (25/02/2020).

Rencana pemanfaatan lahan pasca Tambang tersebut di salah satu perusahaan tambang batu bara milik perusahaan PT. Arutmin Tambang Kintap, di desa Sumber Jaya.

Pada kesempatan itu Pemerintah Kabupaten Tanah Laut dipimpin langsung oleh Bupati Sukamta dan kegiatan tersebut turut dihadiri Ketua DPRD Kabupaten Tanah Laut, Ketua dan Anggota Komisi 1 dan 2 DPRD Tanah Laut.

Narasumber dari Ditjen Planologi Kehutanan dan Tata lingkungan, Kurniawan Budhi Santoso dan Ditjen Teknik dan Lingkungan Minerba, ahmad syauqi.

Dalam paparannya, Sukamta mengatakan, kegiatan ini adalah usaha memperluas lahan penggembalaan ternak yang masih terbatas. Melalui pemanfaatkan lahan pasca tambang, sehingga akan meningkatkan produksi ternak dan mewujudkan Tala menjadi sentra ternak di kalimantan

"Apabila project pilot ini berhasil akan menjadikan Tanah Laut menjadi sentra Ternak Sapi di Kalimantan. Seluruh masyarakat, bisa ikut serta berusaha berternak sesuai dengan motto yang ingin kami bawa "sapi untuk semua","ucap Kamta

Menurutnya, melalui motto sapi untuk semua, nantinya akan membuat semakin banyak masyarakat ikut serta dalam dunia peternakan dan memiliki sapi dengan lahan penggembalaan sapi yang tersedia sangat besar.

Lahan pasca tambang, kata Sukamta, berada di Desa Sumber Jaya ini memiliki area yang cukup luas yakni 251,48 Ha. Tidak hanya luas, vegetasi dan kondisi geografisnya sangat cocok untuk dijadikan lahan penggembalaan ternak.

Sukamta pun mengatakan, selain lahan sudah 100 persen direklamasi dan urusan sertifikat dan mengurus syarat syarat perizinan. Salah satu keseriusan pemkab Tala, dalam program ini adalah dengan menggandeng akademisi yakni pihak Universitas Lambung Mangkurat. Membuat kajian kelayakan, peternakan kedepannya serta merancang area peternakan.

"Rancangan penggembalaan sudah ada, apabila ini bisa terwujud secepatnya, kami rasa akan besar sekali manfaatnya bagi masyarakat tidak hanya usaha penggembalaan, tapi jadi tempat penelitian dan pembelajaran," katanya

Senada dengan pihak eksekutif, pihak legislatif pun diwakili Ketua DPRD Tanah Laut, Muslimin mengatakan, akan mendukung penuh perluasan lahan penggembalaan dari lahan pasca tambang.

Pihak DPRD, akan mengawal dan mendukung agar program ini bisa terwujud. Karena sangat berpotensi baik, bagi perekonomian dan pembangunan di Tanah Laut.

Sementara itu Ditjen Planologi Kehutanan dan Tata lingkungan, Kurniawan Budhi Santoso sendiri mengatakan, pihak Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan akan sangat mendukung dengan rencana ini, sesuai dengan amanat dari Presiden Joko Widodo.

Rakyat semua, akan diusahakan. Pihaknya akan mendukung kegiatan ini apabila persyaratan yang ada dipenuhi dengan baik seperti lahan sudah di reklamasi dan dinilai reklamasinya berhasil, dan lahannya diserahkan dulu dari pihak perusahaan ke pihak kementrian hingga kemudian pemerintah Kabupaten baru bisa mengajukan untuk pemanfaatan lahan. (Humas Setda Tala/Asb)

Share on Google+
Tag
Kehutanan
Tambang
Ternak
Sapi