Pemerintahan
Desa
Sabtu, 22 Februari 2020, 23:03:17 wita

Unsur Keterwakilan Perempuan, Banyak Diminati Pendaftar Calon Anggota BPD di Desa Bluru

Share on Google+
Pendaftaran Calon Anggota BPD di Desa Bluru Kecamatan Batu Ampar, Sabtu (22/02/2020)
Pendaftaran Calon Anggota BPD di Desa Bluru Kecamatan Batu Ampar, Sabtu (22/02/2020)

PELAIHARI POST 電Pendaftar Calon Anggota Badan Permusyawaratan Desa (BPD) di Desa Bluru Kecamatan Batu Ampar Kabupaten Tanah Laut, banyak yang meminati unsur Keterwakilan Perempuan. Sampai saat in, Sabtu (22/02/2020), dari 15 pendaftar yang telah mengembalikan terdapat 6 orang diantaranya memilih dari Bakal Calon BPD unsur Keterwakilan Perempuan.

Pendaftaran Calon Anggota BPD di Desa Bluru, Kecamatan Batu Ampar dilaksanakan sejak tanggal 04 s/d 24 Februari 2020. Setiap harinya ada petugas yang menerima pendaftaran sejak pukul 8:00 Wita s/d pukul 14:00 Wita. Sesuai Keputusan Bupati Tanah Laut Nomor 219 Tahun 2019 tentang Pengisian Anggota Badan Permusyawaratan Desa (BPD), pasal 7 disebutkan pengisian anggota BPD dibagi menjadi dua jenis: keterwakilan wilayah yang merupakan wilayah dusun atau RW dan dari keterwakilan perempuan.

Salah seorang panitia yang bertugas menerima pendaftaran Dhaini, Sabtu (22/02/2020), menuturkan Sampai hari ini, Sabtu (22/02/2020). Telah diterima 15 orang yang sudah mengembalian berkas pendaftaran.

"Dari 16 orang yang mengambil berkas, 15 orang mengembalikan berkas terdaapt 6 orang diantaranya memilih dari Bakal Calon BPD unsur Keterwakilan Perempuan," tuturnya

Dhaini pun memaparkan, keterwakilan wilayah dipilih oleh maksimal dua suara di setiap Kepala Keluarga, dan keterwakilan perempuan akan dipilih oleh semua perempuan yang sudah memiliki hak pilih. Sesuai peraturan undang-undang kepemilihan yang berlaku saat ini.

"Kalau dalam satu keluarga terdiri dari suami dan istri, maka akan mendapat tiga hak Suara. Dua Suara untuk keterwakilan wilayah dan satu Suara untuk keterwakilan perempuan yang dipilih oleh sang istri. Sedangkan jika di dalam keluarga tersebut ada anak perempuan yang sudah memiliki hak suara, berusia diatas 17 tahun. Maka akan mendapatkan tambahan suara sesuai jumlah peruntukannya," paparnya.

Menurut Dhaini, Pemilihan BPD kali berbeda dari sebelumnya, sehingga ia melakukan sosialisasi dengan bermacam-macam cara. Mulai penempelan pengumuman penerimaan pendaftaran BPD. Daftar Pemilih Sementara (DPS) di setiap poskamling maupun warung-warung. Hingga dari satu kelompok pengajian yang satu ke kelompok pengajian yang lain yang berada di wilayah Desa Bluru.

"Untuk kegiatan seperti Pengajiannya yang dilaksanakan malam hari, Panitia yang bapak-bapak yang melakukan sosialisasi. Kalau siang, saya yang mensosialisasikannya. Dalam sosialisasi dilakukan juga dialog atau tanya jawab dengan warga," tuturnya.

Dhaini juga menyampaikan hal khusus yang berbeda dengan kegiatan rekruitmen anggota BPD sekarang ini dengan sebelumnya yaitu diperlukan menulis nama ataupun menulis nomor peserta pemilihan. Jika pemilih yang tidak bisa menulis, akan didampingi oleh pendamping dengan syarat tertentu.

Salah satu pendaftar bakal calon BPD yang memilih unsur keterwakilan perempuan, Indriyani Norlaili warga warga RT 07 RW03, mengaku dirinya maju sebagai bakal calon anggota BPD karena mendapat dukungan dari pihak keluarga.

"Saya ingin memajukan dan menyejahterakan para wanita di Desa Bluru, ibu-ibu, dan anak-anak juga," ucapnya. (Wad)

Share on Google+
Tag
Desa
Pemilihan
BPD
Bluru
Batu Ampar