Kesehatan
Layanan Kesehatan
Senin, 10 Februari 2020, 20:17:07 wita

Pasien Demam Berdarah Dengue di Puskesmas Batu Ampar Membludak

Share on Google+
Pasien terpaksa di rawat di ruangan luar kamar, sebagaian yang lainnya pun di rawat dalam tenda, Puskesmas Batu Ampar, Senin (10/10/2020)
Pasien terpaksa di rawat di ruangan luar kamar, sebagaian yang lainnya pun di rawat dalam tenda, Puskesmas Batu Ampar, Senin (10/10/2020)

PELAIHARI POST 電Pasien Demam berdarah dengue atau DBD di Kecamatan Batu Ampar mebludak, Puskesmas Batu Ampar tidak bisa menampung pasien terpaksa sebagian pasien DBD di rawat di ruangan luar kamar.

Banyaknya pasien DBD di Puskesmas Batu Ampar yang over kapasitas tersebut, maka pihak Puskesmas meminta bantuan ke pihak Kepolisian Polres Tanah Laut untuk pengadaan velbed dan tenda yang dipasang didepan Puskesmas Batu Ampar.Selain itu ada juga bantuan tenda dari pihak BPBD, Senin (10/02/2020)

Kepala Puskesmas Batu Ampar, Tantawi Jauhari katakan, pasein yang positif terkena DBD sebanyak 22 orang. Pasein DBD itu dari beberapa Desa diKecamatan Batu Ampar, yakni Desa Ambawang, Desa Durian Bungkuk, Desa Damit, Desa Jilatan dan Desa Bluru.

"Yang paling banyak terkena DBD warga Desa Ambawang ada sekitar 7 orang yang terkena DBD"ucapnya

Ia tambahkan,pasien mulai datang berobat ke Puskesmas Batu Ampar sejak malam sekitar pukul 22.00 Wita.Sebelumnya pasien yang datang ada 10 orang bisa dilakukan perawatan didalam ruangan, namun saat ini lantaran kapasitas Puskesmas Batu Ampar cukup 10 orang saja, terpaksa pasien lain dirawat di luar ruangan.

Kasus DBD yang banyak ditangani tahun ini kata Kepala Puskesmas Batu Ampar,Tatawi Jauhari, iapun berpesan kepada masyarakat Batu Amapar secara umum bisa menjaga pola hidup sehat dlingkukan masing masing dengan cara 3M yaitu Menguras, Menutup dan Mengubur barang barang bekas yang tidak terpakai dan jauhkan pakaian kotor tidak menggantung disembarang tempat.Atau bisa saja kalau tidur siang hari menggunakan kelambu, biasanya nyamuk DBD menggigit dipagi hari sejak pukul 06.00 sampai pukul 10.00 Wita.

Menurutnya, pasien DBD cukup ditangani pihak Puskesmas, meskipun kalau dirujuk ke Rumah Sakit itu kalau pasienya ada pendarahan di gusi baru dilarikan ke Rumah Sakit.Para medis di Puskesmas sudah ada meski harus memanggil medis yang ada didesa desa.

Melihat banyak pasien DBD yang tidak tertampung di ruangan, pihaknya melakukan koordinasi dengan pihak Kecamatan dan Dinas Kesehatan akhirnya mendapat bantuan velbed dan satu tenda dari Polres Tanah Laut agar memudahkan pasien DBD tidak tidur dilantai." tutup Tantawi Jauhari.

Sementara itu, Kapolsek Batu Ampar Iptu Syarwani Pasha.Katakan, Polres Tanah Laut memberikan bantuan satu tenda dan velbed sebagai wujud kemanusiaan melihat banyak pasien DBD di Puskesmas Batu Ampar yang tidak tertampung di dalam ruangan.

"Ya kita merasa prihatin melihat masyarakat yang sakit DBD mereka ada yang tidur diruangan depan kamar pasien "katanya

Sebelum memberi bantuan tenda dan velbed kata Kapolsek Batu Ampar, pihaknya berkoordinasi dengan pihak Kecamatan dilanjutkan kepihak Kabag Ops Polres Tanah Laut dan Kasat Sabhara melaporkan adanya pasien DBD yang membludak diPuskesmas Batu Ampar dan diberi bantuan satu tenda darurat dan 14 velbed.(Asb)

Share on Google+
Tag
Layanan Kesehatan
DBD
Puskesmas