Parlementaria
Kondisi Jalan
Rabu, 15 Januari 2020, 20:40:49 wita

Komisi III DPRD Tanah Laut dan SKPD Terkait Tinjau Jalan Milik PTPN XIII di Desa Ambungan

Share on Google+
Komisi III DPRD Tanah Laut dan SKPD terkait meninjau lokasi jalan milik PTPN XIII di Desa Ambungan, Kecamatan Pelaihari.Rabu (15/01/2020)
Komisi III DPRD Tanah Laut dan SKPD terkait meninjau lokasi jalan milik PTPN XIII di Desa Ambungan, Kecamatan Pelaihari.Rabu (15/01/2020)

PELAIHARI POST 電Hampir 28 tahun warga Desa Tebing Siring, Kecamatan Bajuin Kabupaten Tanah Laut menggunakan akses jalan milik PTPN XIII yakni perusahaan dibidang perkebunan kelapa sawit.

Jalan di PTPN XIII itu sudah lama tidak pernah diaspal, hanya berupa pengerasan menggunakan batu bercampur tanah. Panjang jalan milik PTPN XIII, 4,6 Km yang saat ini sedang digodok oleh Komisi III DPRD Tanah Laut dan SKPD terkait agar bisa dihibahkan ke pihak Pemerintah Daerah.Jalan milik PTPN XIII itu, sampai batas gerbang Desa Tebing Siring.Selanjutnya dari gerbang Desa ke arah ujung Desa Tebing Siring diperkirakan ada 15 KM dan itu pun belum diaspal.

Terkait masalah jalan itu, rombongan Komisi III DPRD Tanah Laut dan SKPD terkait meninjau lokasi jalan milik PTPN XIII di Desa Ambungan, Kecamatan Pelaihari.Rabu (15/01/2020)

Dari Pantauan Pelaihari Post , saat itu hadir Ketua Komisi III DPRD Tanah Laut Arkani,dan para anggota Komisi III lainnya serta pihak PTPN XIII dan Kepala Desa Tebing Siring beserta Warga.

"meninjau kelokasi jalan ini merespon masyarakat Desa Tebing Siring. Sebenarnya sejak tahun 2013 jalan ini sudah pernah ada pembahasan," ucpanya

Ia tambahkan,hampir 28 tahun warga Desa Tebing siring tidak pernah merasakan jalan yang mulus.Jalan milik PTPN XIII sepanjang 4,6 Km dan ini yang sedang dieperjuangkan."DPRD sudah ada komunikasi dengan pihak PTPN XIII dan pada prinsipnya pihaknya mengikuti aturan dan ini tinggal menunggu proses dengan waktu segera pihak SKPD terkait bisa segera menindaklanjuti dengan permohonan fasilitasi dan mediasi di Kementerian dalam Negeri, diharpakan di bulan Pebruari sudah bisa dilaksanakan," ungkap Arkani.

Menurut Arkani, selama 28 tahun lamanya persoalan jalan milik PTPN XIII itu, meski sudah pernah ada pembahasan namun tidak pernah selesai dikarnakan miss komunikasi.Bahkan pihak DPRD sudah pernah komunikasi dengan PTPN XIII hingga ke BUMN sampai ke Pontianak dan ada kesepakatan di tahun 2017 antara pihak PTPN XIII dan Pemerintah Daerah serta pihak Pengusaha Batu Belah untuk pemeliharaan jalan sepanjang 4, 6 Km.

"Pada waktu itu pihak PTPN XIII meminjam pakaikan dan pihak pengusaha batu menyediakan material dan Pihak Pemerintah Daerah PUPRP menyediakan alat berat dan ternyata proses ini terlalu panjang maka oleh pihak PTPN XIII ditahun 2019 pihaknya minta ganti rugi "bebernya

Arkani Jelaskan, menindaklanjuti ganti rugi tersebut maka keinginan warga Tebing Siring adalah minta hibah atau pelepasan. Pihak Komisi III DPRD Sendiri berupaya memediasi sampai ke pusat.

"Keinginan masyarajat bisa selesai baik itu mau ganti rugi atau mau hibah yang penting jalan mulus.Namun pada prinsipnya pihak Komisi III DPRD Tala,menginginkan karena ini adalah lahan negara kalau bisa ini dilepaskan bukan ganti rugi," terangnya.

Sementara masih ditempat yang sama, Diar, selaku Kepala Kebun PTPN XIII,pihak PTPN XIII menyetujui dengan langkah langkah dari DPRD Tanah Laut dan Pemerintah Daerah selama itu tidak melanggar aturan dari Kementerian terkait dan Pihaknya siap mendukung. Asb)

Share on Google+
Tag
Kondisi Jalan
DPRD
Tinjau
Rusak