Pemerintahan
Rapat Koordinasi
Kamis, 09 Januari 2020, 20:25:23 wita

Rapat Koordinasi Penetapan Status Siaga darurat Bencana Banjir, Angin puting beliung dan Tanah Longsor di Tanah Laut

Share on Google+
Rapat koordinasi penetapan status siaga darurat bencana banjir, angin puting beliung dan tanah longsor di Kabupaten Tala tahun 2020, pada Kamis (09/01/2020)
Rapat koordinasi penetapan status siaga darurat bencana banjir, angin puting beliung dan tanah longsor di Kabupaten Tala tahun 2020, pada Kamis (09/01/2020)

PELAIHARI POST 電Pemerintah Kabupaten Tanah Laut bekerjasama dengan Badan Penanggulangan Bencana Daerah Kabupaten Tanah Laut melakukan rapat koordinasi penetapan status siaga darurat bencana banjir, angin puting beliung dan tanah longsor di Kabupaten Tala tahun 2020, pada Kamis (09/01/2020)

Rapat koordinasi penetapan status siaga darurat bencana dihadiri, Wakil Bupati Tala, Abdi Rahman,, Kepala Pelaksana BPBD Provinsi Kalimantan Selatan Wahyuddin, Forkopimda Tala, Kepala SKPD lingkup Pemerintah Kabupaten Tala, seluruh Camat serta Relawan Siaga Bencana Se-Kabupaten Tanah Laut.

Rapat koordinasi tersebut dilaksanakan di ruangan Barakat lantai 2 Setda Tala ini membahas tentang mulai tingginya intensitas curah hujan di Kabupaten Tala.

Wail Bupati Tanah Laut Abdi Rahman mengatakan bencana hidrometeorologi merupakan bencana yang dipengaruhi oleh faktor cuaca, misalnya banjir, longsor dan puting beliung. Oleh karena itu, Ia meminta kesiapan seluruh SKPD terkait agar mengantisipasi siaga bencana yang ada di Tala.

“Lebih baik kita antisipasi agar tidak ada korban dalam kejadian bencana alam di Kabupaten Tala” kata Wabup.

Abdi Rahman, katakan, dengan ini,dari tanggal 13 Januari hingga 31 Juni 2020 kita telah menetapkan Status Siaga Darurat Bencana Hidrometeorologi di Kabupaten Tala”katanya

Status tersebut berlaku pada 11 wilayah Kecamatan dan desa di Tala. Beberapa di antaranya adalah Kecamatan Kintap, Jorong, Bati – Bati dan Bumi Makmur.

Namun Abdi Rahman mengatakan bahwa tidak menutup kemungkinan jika bencana masih berlanjut status siaga bencana akan diperpanjang.

Sementara Kepala Pelaksana BPBD Provinsi Kalimantan Selatan Wahyuddin mengatakan bahwa penetapan status tersebut sejalan dengan rapat koordinasi antarlembaga yang diselenggarakan BNPB sebelumnya terkait penanganan bencana hidrometeorologi.

“Pada kesempatan tersebut Kepala Pelaksana BPBD Provinsi menekankan bahwa bencana urusan bersama,” tutupnya (Asb)

Share on Google+
Tag
Rapat Koordinasi
Banjir
Angin
Longsor
Rakor