Sosial dan Budaya
Kesenian
Minggu, 22 Desember 2019, 01:19:27 wita

Pagelaran Wayang Kulit Hari Jadi ke-54 Tanah Laut, Bupati pun Sempat Menyawer

Share on Google+
Bupati Tanah Laut membawakan tembang Prahu Layar pada Pertunjukan Wayang kulit, Halaman Stadion pertasi Kencana Pelaihari, Sabtu (21/12/2019)
Bupati Tanah Laut membawakan tembang Prahu Layar pada Pertunjukan Wayang kulit, Halaman Stadion pertasi Kencana Pelaihari, Sabtu (21/12/2019)

PELAIHARI POST 電Dalam rangka memeriahkan Hari Jadi ke-54 Tanah Laut Tahun 2019, digelar Pertunjukan Wayang Kulit Semalam Suntuk yang digelar di Halaman Stadion Pertasi Kencana Pelaihari, Sabtu (21/12/2019). Pagelaran wayang ini mengambil lakon Gatot Koco Mbangun Projo dengan Dalang Ki Wegig Sutoyo Pada saat Cangikan dan Limbukan atau sesi improvisasi dan hiburan, Bupati Tanah Laut Sukamta pun sempat membawakan tembang Prahu Layar dan memberikan saweran.

Warga tampak membludak ingin menyaksikan pagelaran wayang kulit ini. Penonton tidak saja berasal dari Kota Pelaihari saja. Beberapa warga dari Kecamatan Takisung dan Batu Ampar pun sejak sore hari sudah mendatangi halaman Stadion Pertasi Kencana. Tenda dan tempat duduk yang disediakan panitia tidak mampu menampung penonton, sehingga banyak warga yang rela berdiri di luar tenda.

Pada Pagelaran wayang kulit dengan lakon Gatot Koco Mbangun Projo ini, Ki Dalang Wegig Sutoyo, mendramatisasikan liku-liku tokoh wayang Gatot Koco dalam membangun pemerintahan. Ki Dalang Wegig Sutoyo begitu terampil memainkan wayang sehingga tampak dramatisasinya begitu kuat. Ia begitu lincah menggerakan wayang, memutar-mutar sampai melempar wayang. Begitu kuatnya ia mengobat-abit wayang, sampai ada wayang yang patah. "Patah wayangnya Pak Bupati," selorohnya menyentil Bupati Tanah Laut yang tidak bergeming dari tempat duduknya.

Pada saat Cangikan dan Limbukan selain disampaikan pesan-pesan pembangunan ada hiburan dan lawakan. Pada saat ini Bupati Tanah Laut Sukamta, sempat naik panggung. Bupati menyampaikan sekilas progres pembangunan teruma terkait dengan peningkatan Alokasi Dana Desa.

Bupati Tanah Laut juga menginformasikan mengenai pinjaman tanpa agunan dan tanpa bunga kepada kelompok usaha kecil di Tanah Laut. "Kita memberikan bantuan tanpa bunga dan tanpa jaminan. Dengan begitu, jangan sampai para pedagang maupun kelompok usaha kecil itu, terjerak rentenir atau bank titil," ucapnya.

Pada sesi itu, Bupati Tanah Laut juga membawakan tembang Prahu layar. "Saya bawakan tembang prahu layar. Kan di Tanah Laut ini ada pantai yang tersohor, pantai Takisung. Prahu layar, untuk mendorong pariwisata, pantai takisung," cetusnya.

Pada saat Bupati Tanah Laut sudah bernyanyi dan hendak kembali duduk, Sinden yang saat itu tampil, memberikan opsi kepada Bupati, menyanyi atau nyawer. "Kalau nyawer, tak perlu nyanyi, tapi kalau nyanyi harus nyawer," ujarnya disambut gerrr penonton. Bupati pun langsung mencabut dompet di kantong celana belakang, dan membagikan saweran kepada seluruh sinden yang ada, termasuk pelawak yang tampil. Wad

Share on Google+
Tag
Kesenian
Wayang Kulit
Pagelaran
Hari Jadi Tanah Laut