Ekonomi
Pendapatan Asli Daerah
Senin, 16 Desember 2019, 22:40:21 wita

PAD Tanah Laut Alami Peningkatan, Rumah Penangkaran Sarang Burung Walet Dipasangi Stiker

Share on Google+
Kepala Bapenda Tanah Laut Surya Arifani memasangi stiker pada Rumah Penangkaran Sarang Burung Walet, Rabu (09/10/2019) lalu. Foto: Diskominfo Tanah Laut
Kepala Bapenda Tanah Laut Surya Arifani memasangi stiker pada Rumah Penangkaran Sarang Burung Walet, Rabu (09/10/2019) lalu. Foto: Diskominfo Tanah Laut

PELAIHARI POST 電Kabupaten Tanah Laut mengalami peningkatan Pendapatan Asli Daerah (PAD) di beberapa sektor mencapai target. Sampai Desember ini targer pendapatan secara keseluruhan telah melampau target. Sedangkan Kendala menggali Pendapatan dari Pajak Penangkaran Sarang Burung Walet, Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Tanah Laut memasang stiker pada tempat tersebut.

Kepala Bapenda Tanah Laut Surya Arifani, Senin (16/12/2019),mengungkapkan per tanggal 5 Desember 2019 terget Pendapatan secara keseluruhan Rp 1.497.640.603,62,telah melampaui target, dimana realisasi Rp 1.592.452.705.751,26 (106,35 persen). Dapat di rinci, PAD di targetkan Rp 155.187.372.673,62 teralisasi sebesar Rp 188.451.259.815,29 (102,10 persen).

"Sektor PAD yang di nilai tinggi tersebut seperti sektor penerangan jalan target Rp 19 milliar dapat terealisasi Rp 18.953.826.298. PAD dimaksud mencakup Pajak,retribusi, dan kekayaan daerah yang di pisahkan,dan lain-lain PAD yang sah," ungkapnya.

Menurutnya, Badan Layanan Umum Daerah (BLUD) di RSUD H.Boejasin di target Rp 51.546.127.216 dapat terealisasi Rp 36.926.360.239 yang merupakan komponen terbesar pemasukan daerah,akan tetapi dana BLUD di serahkan kembali ke RSUD untuk di gunakan.

"Pada Dana perimbangan di target Rp 1.097.428.200 dapat terealisasi Rp 1.192.170.850.419 (108,66 persen),dimana hal itu merupakan transfer dana pusat. Kemudian pada lain-lain pendapatan daerah yang sah (DAU),di target Rp 244.670.806.730 dapat terealisasi Rp 241.830.595.517 (98,84 persen). DAK di target Rp 247.225.526.000 dapat teralisasi sebesar Rp 213.495.236.112 (86,37 persen)," terangnya.

Ia menambahkan, untuk pendapatan di sektor PBB pedesaan di target Rp 2.975.000.000 dapat terealisasi Rp 3.692.736.622. Pada Desa Sebamban Baru Kecamatan Kintap,diakui tingkat ketaatan bayar pajak yang bagus,hampir 100 persen khusus PBB dan pada desa ini pun di berikan reward oleh Pemkab Tala.

“Soal kenaikan pendapatan sektor PBB di tahun 2020 akan dilihat dari penerbitan Surat Pemberitahuan Tertunggak (SPT) PBB,sehingga nanti dapat di ketahui untuk pemasangan target pendapatan. Karena saat sekarang di sektor PBB ada yang mutasi dan ada yang belum bayar,” jelanya.

Dari segi nominal, kata Surya Arifani, ada kenaikan di banding tahun sebelumnya tahun 2018. Contohnya pada periode yang sama di bulan November terealisasi pendapatan secara keseluruhan realisasi Rp 1.264 trilyun miliar,dan di tahun 2019 menjadi Rp 1.592 trilyun milliar, atau Rp 300 milliar lebih tinggi dari tahun sebelumnya.

"Untuk Royalti batu bara, Kabupaten Tanah Laut mendapatkan Rp 300 milliar. Selanjutnya pada pajak sarang burung walet di terget Rp 40 juta,dapat terealisasi Rp 61 juta (150 persen)," ucapnya.

Untuk sarang burung walet ini, tutur Surya Arifani, sekarang tengah proses pendataan. "Kesulitan adalah menemui pemilik walet, karena rata-rata orang luar Tanah Laut la pemiliknya. Kesulitan lain saat memantau sudah produksi atau belum, maka solusinya dipasang stiker di penangkaran walet, baik sudah lunas maupun yang belum," tutupnya (Asb)

Share on Google+
Tag
Pendapatan Asli Daerah
PAD
ABPD
pajak
PBB