Kesehatan
Pelayanan Kesehatan
Selasa, 10 Desember 2019, 11:36:50 wita

Meski Masih Ada Kendala, Anggota DPRD ini Apresiasi RSUD Sudah Beroperasi

Share on Google+
Ketua Komisi 2 DPRD Kabupaten Tanah Laut saat mengunjungi RSUD Hadji Boejasin di Sarang Halang, Kamis (05/12/2019)
Ketua Komisi 2 DPRD Kabupaten Tanah Laut saat mengunjungi RSUD Hadji Boejasin di Sarang Halang, Kamis (05/12/2019)

PELAIHARI POST 電Anggota DRPD Kabupaten Tanah Laut yang juga Ketua Komisi 2, Edi Porwanto, mengapresiasi atas beroperasinya RSUD Hadji Boejasin di Sarang Halang. Menurutnya, masyarakat sudah cukup menunggu kehadiran RSUD itu untuk bisa melayani masyarakat. Masyarakat telah lama miliki harapan ketika bangunan RSUD itu tampak berdiri megah, telah membayangkan akan mendapatkan akses pelayanan kesehatan yang modern dan mumpuni.

Pada Puncak Peringatan Puncak Hari Jadi Tanah Laut ke 54, yang digelar di Lapangan Sepakbola Stadion Pertasi Kencana, Kamis (05/12/2019) lalu, telah dilakukan Penandatangangan Prasasti oleh Bupati Tanah Laut, antara lain bahwa RSUD Hadji Beojasin di Sarang Halang, sudah bisa beroperasi. Pantauan Pelaihari Post , Senin (09/12/2019), terhadap RSUD ini, sudah tampak terlihat adanya aktifitas operasional. Ada banyak kendaraan yang sudah terparkir. Tampak pula, banyak pasien yang menunggu untuk berobat di Poli RSUD tersebut.

Kepada Pelaihari Post , Selasa (10/12/2019), Edi Porwanto, menuturkan bahwa sejak dibangunnya gedung Rumah Sakit Hadji Boejasin di Sarang Halang yang tampak kokoh dan megah itu, masyarakat membayangkan bahwa nantinya akan mendapatkan akses pelayanan kesehatan yang serba memadai yang tidak perlu lagi jauh-jauh ke kota lain.

"Masyarakat memang punya ekspektasi yang tinggi, ketika mendengar cerita atau pun saat melintas jalan dan memandang bangunan RSUD Hadji Boejasin di Sarang halang itu. Mereka tidak hanya berekspektasi terkait soal pelayanan kesehatan. Terkadang mereka pun berdegum takjub, penuh rasa bangga atas keberadaan bangunan RSUD itu," ungkapnya.

Oleh karena itu, tutur Edi Porwanto, ia mengapresiasi atas beroperasionalnya RSUD Hadji Boejasin di Sarang Halang tersebut. Dengan beroperasional ini tentu sebagai bentuk penghargaan terhadap pembiayaan dan anggaran yang telah digelontorkan bagi pembangunan rumah sakit tersebut.

"Memang tidak mudah, untuk memutuskan RSUD itu beroperasional. Tetapi ini adalah pilihan yang paling memungkinkan, disamping atas alasan segenap daya dan dana bagi pembangunan RSUD tersebut, juga menepis spekulasi-spekulasi yang akan berkembang terhadap bangunan tersebut yang bisa dianggap seperti bangunan yang mangkrak," jelasnya.

Mengenai masih adanya fasilitas yang belum bisa difungsikan secara maksimal, Edi Porwanto menuturkan, beberapa hari sebelumnya sudah melakukan kunjungan ke RSUD tersebut dan sudah menyampaikan untuk segera dibenahi. Pihak Rumah Sakit pun sudah menyatakan akan segera melengkapi fasilitas yang kurang atau memperbaiki fasilitas yang belum dapat difungsikan dengan baik itu.

"Antusias masyarakat yang mulai berkunjung ke RSUD itu, harus diimbangi dengan kegiatan berbenah. Kalau belum ada pelayanan rawat inap dan pelayanan lainnya sebagaimana rumah sakit pada umumnya, kalau ini berlangsung cukup lama, nanti bisa muncul persepsi umum, misalnya dianggap bukan sebagai rumah sakit. Tapi, sebagai bangunan tempat praktek dokter," candanya.

Padahal, ucap Edi Porwanto, ekspektasi masyarakat cukup tinggi terhadap keberadaan Rumah Sakit tersebut. Tidak saja bangunan yang megah, tetapi fasilitas pun telah dibayangkan oleh masyarakat: lengkap dan modern. Termasuk adanya iklim pelayanan yang baik. Pasien merasa nyaman. Mendapatkan pelayanan yang tulus, sepenuh hati. Asb

Share on Google+
Tag
Pelayanan Kesehatan
Rumah Sakit
RSUD Hadji Boejasin