Pemerintahan
Keuangan
Sabtu, 19 Oktober 2019, 22:55:22 wita

Sedikitnya 80 orang Bendahara dari 27 SKPD Ikuti FGD di Jakarta

Share on Google+
Foto bersama Bupati Tanah Laut dengan peserta FGD peningkatan wawasan penggunaan cloud computing penanganan trouble shooting bagi bendahara pengeluaran, Hotel Swiss Bel Jakarta Jalan Kartini Raya, Kamis (17/10/2019)
Foto bersama Bupati Tanah Laut dengan peserta FGD peningkatan wawasan penggunaan cloud computing penanganan trouble shooting bagi bendahara pengeluaran, Hotel Swiss Bel Jakarta Jalan Kartini Raya, Kamis (17/10/2019)

PELAIHARI POST 電Sedikitnya 80 orang bendahara pengeluaran dari 27 SKPD di Pemerintah Kabupaten Tanah Laut mengikuti Focus Grup Discussion (FGD) peningkatan wawasan penggunaan cloud computing penanganan trouble shooting bagi bendahara pengeluaran, di Hotel Swiss Bel Jakarta Jalan Kartini Raya, Kamis (17/10/2019). Hadir pula Bupati Tanah Laut Sukamta, Plt Sekda Tala M Darmin dan dari pihak PT Lawang Sewu Teknologi Jakarta.

Kegiatan ini rangka percepatan dan peningkatan kualitas opini atas laporan keuangan pemerintah Kabupaten Tanah Laut yang bekerja sama BPKAD Tanah Laut dengan PT Lawang Sewu Teknologi Jakarta. Dasar kegiatan yaitu pelaksanaan sistem informasi keuangan daerah dan sistem informais daerah tentang SOP basis Online laporan keuangan Tanah Laut, yang dapat menanggulangi penyelesaian masalah dan penyampaian percepatan.

Kepala Badan Pengelola Keuangan dan Aset Daerah (BPKAD) Muhammad Darmin menuturkan, bahwa waktu penyusunan laporan keuangan pemerintah hanya tiga bulan. Menurutnya dalam waktu itu dituntut percepatan dalam pengelolaan dan penyusunan atas laporan keuangan daerah. "Jangan sampai ada teguran untuk laporan keuangan bagi SKPD termasuk rumah sakit dan keuangan desa dari dinas terkait yang menangani ini tolong dibantu. Tolong juga untuk utamakan kehati-hatian, trimakasih kepada bendahara pengeluaran yang sudah bekerja dengan baik, dan tidak ada ruginya untuk terus tingkatkan kemampuan," ujarnya.

Sementara itu FGD yang dilaksanakan bekerjasama dengan PT Lawang Sewu ini juga diharapkan Darmin mampu membuat peserta melek IT.

Bupati Tala H Sukamta yang secara resmi membuka kegiatan ini juga mengharapkan agar kegiatan ini memudahkan bendahara menyusun laporan keuangan diakhir tahun. Pertanggungjawaban keuangkeuangan akan menjadi lebih mudah karena sudah ada aplikasi untuk itu. "Sehingga meminimalkan kesalahan. Sehingga pada audit 2019 bisa pertahankan WTP, jangan ssampai gagal karena kalau gagal pertahankan kita akan mulai dari bawah lagi. Ini tanggung jawab kita yang berat karena harus mempertahankan," harap bupati.

Dijelaskan bupati, saat ini audit Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) sudah menggunakan akuntan publik, dipastikan akan lebih detil dan rinci dalam melakukan audit. Untuk itulah, agar laporan lebih tertib dan akuntable harus menggunakan aplikasi. (Humas setda Tala/Asb)

Share on Google+
Tag
Keuangan
bendahara
bimtek
Jasa
Minggu, 27 Oktober 2019, 14:10:12
Jasa Layanan Sipil, Wajib Gratis