Huktibmas
Pilkades
Kamis, 03 Oktober 2019, 14:11:57 wita

Terkait Petikan Putusan untuk Bakal Calon Kades Kurau, PN Pelaihari sudah Serahkan kepada Kuasa Hukumnya

Share on Google+
Ketua Pengadilan Negeri Pelaihari Ita Widyaningsih, SH.MH, saat ditemui Pelaihari Post di Kantor PN Pelaihari.Kamis (03/10/2019)
Ketua Pengadilan Negeri Pelaihari Ita Widyaningsih, SH.MH, saat ditemui Pelaihari Post di Kantor PN Pelaihari.Kamis (03/10/2019)

PELAIHARI POST 電Terkait petikan putusan Bakal Calon Kepala Desa Kurau milik Jarkani sudah diserahkan oleh Pihak Pengadilan Negeri (PN) Pelaihari kepada kuasa hukum Bakal Calon Kepala Desa, pada hari Rabu (02/10/2019). Demikian diungkapkan oleh Ketua Pengadilan Negeri Pelaihari Ita Widyaningsih, SH.MH, saat ditemui Pelaihari Post di Kantor PN Pelaihari, Kamis (03/10/2019), menanggapi kelengkapan persyaratan Bakal Calon Kades di Desa Kurau untuk Pilkades Serentak di Tanah Laut Tahun 2019 ini.

Menurut, Ita Widyaningsih, petikan putusan tersebut tidak bisa langsung dikeluarkan pada hari itu dan kuasa hukum yang meminta petikan putusan itu bukan yang mendampingi terdakwa pada persidangan dulu. "Otomatis yang bersangkutan harus mengajukan dengan disertai surat kuasanya yang dulu, setelah dilengkapi baru di proses "katanya

Ia tambahkan,lantaran pihak pemohon tidak tahu nomor perkara dan tahunnya pada waktu itu yang bersangkutan menyebutkan tahun 2006, lantas pihak PN Pelaihari mencari petikan putusan tersebut pada sore itu juga dan tidak ditemukan petikan putusan tahun 2006. "Maka pada hari itu juga pihak PN Pelaihari mengeluarkan surat keterangan, menerangkan bahwa diberitahukan berkas perkara yang bersangkutan dimaksud masih dalam proses pencarian dan itu merupakan prosedur yang dikeluarkan setiap melakukan pencarian arsip yang belum ketemu, lain halnya arsip tahun 2013 sudah masuk semua di Online kalau dibawah tahun itu, mencari arsip masih secara manual," ungkapnya

Lanjutnya, pihak PN Pelaihari dihari berikutnya melakukan pencarian arsip petikan putusan dan ternyata ditemukan di arsip tahun 2009. "Artinya dari awal sipemohon tersebut petikan putusan tidak tahu nomor dan tahunnya sipemohon sudah tidak ingat disidang tahun berapa diputus tahun berapa sehingga pihak Pengadilan Negeri (PN) Pelaihari harus mencari secara manual," katanya

Ita Widyaningsih jelaskan,akhirnya ditemukan petikan putusan tersebut pada hari berikutnya, yakni hari rabu dan sudah diserahkan pihak PN Pelaihari kepada yang bersangkutan Penasehat Hukum. "Kalau sampai hari ini kami dibilang tidak menemukannya itu tidak betul, karena sudah kita serahkan kepada yang bersangkutan dan petikan putusan itu bukan 2006 tapi ditahun 2009," jelasnya.

Ditempat terpisah, kuasa hukum Bakal Calon Kepala Desa Kurau yaitu Mujiono, pihaknya akui sudah menerima petikan putusan dari Pengadilan Negeri Pelaihari petikan putusan tahun 2009. "Yang mana kemarin pada hari rabu sudah diserahkan petikan putusan yang mana memang kemarin terjadi kesalahfahaman, petikan putusannya tahun 2009 pernyataan dari Klien kita tahun 2006 dan alhamdulilah arsip petikan putusan sudah diserahkan kepihak kita," jelasnya

Hal sama dikatakan Jarkani, Bakal Calon Kepala Desa Kurau,dirinya akui petikan putusan tersebut tahun 2009 bukan tahun 2006 dan iapun memang lupa pada saat sidang yang dulu. Pihaknya mengucapkan rasa syukur yang mana petikan putusan dari PN Pelaihari sudah diterima dan tinggal melangkah selanjutnya ke Calon Kepala Desa.

Dari Pantauan Pelaihari Post , pada mediasi Bakal Calon Kepala Desa Kurau,yang digelar di lantai II Setda Tanah Laut, maka Pihak Panitia Pilkades, sudah menyepakati persyaratan Jakrkani sudah terpenuhi sudah selesai semua tidak ada lagi yang dipersoalkan. (Asb)

Share on Google+
Tag
Pilkades
desa
pemilihan