Lingkungan
Karhutla
Rabu, 18 September 2019, 22:24:20 wita

Antisipasi Dampak Kekeringan Pemkab Tanah Laut Laksanakan Rakor Antisipasi Karhutla

Share on Google+
Tim Gakkum Karhutla Tanah Laut saat dilokasi lahan  terbakar pada <a href=Awal September 2019">
Tim Gakkum Karhutla Tanah Laut saat dilokasi lahan terbakar pada Awal September 2019

PELAIHARI POST 電Pemerintah Daerah Kabupaten Tanah Laut terus tingkatkan pencegahan kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di beberapa daerah di Kabupaten Tanah Laut dan antisipasi dampak kekeringan yang berdampak kepada masyarakat. Untuk memastikan hal itu Pemerintah Daerah menggelar rapat koordinasi bersama dengan jajaran TNI, Polri, BPBD, Damkar, PMI, perusahaan-perusahaan yang ada di Tanah Laut serta SKPD terkait yang dilaksanakan pada Selasa (17/9/2019) di Gedung Sarantang Saruntung.

Wakil Bupati Tanah Laut Abdi Rahman, memimpin langsung rapat rakor tersebut hadir juga saat itu Wakapolres Tanah Laut Kompol Fauzan Arianto, Kepala BPBD Tanah Laut M. Kusri, Dandim 1009/Plh Letkol Inf Adi Yoga Susetyo beserta jajaran TNI Polri serta ASN dan aparatur pemerintahan kecamatan maupun desa.

Abdi Rahman, mengucapkan terimakasih kepada semua pihak yang turut membantu dalam penanggulangan kebakaran hutan dan lahan. "Dalam rapat rakor tersebut perlu ada poin - poin yang harus disepakati yang pada intinya dalam beberapa bulan kedepan harus memikirkan bagaimana mengantisipasi karhutla di Kabupaten Tanah Laut," tuturnya.

Selain itu Kata Abdi Rahman, terkait penanggulangan karhutla ia menilai suatu pekerjaan yang sifatnya gotong royong, Namun dalam menanggulangi karhutla tidak bisa hanya salah satu pihak yang aktif bergerak sedangkan pihak yang lain pasif. "Khususnya untuk camat dan kepala desa yang lebih mengetahui bagaimana wilayahnya. Camat dan kepala desa harus langsung membantu warganya dalam menanggulangi Karhutla," ucapnya.

Perlu diketahui dalam penanganan perkara tindak pidana kebakaran hutan dan lahan Polres Tanah Laut dan Kejaksaan Negeri Tanah Laut telah membuat Nota kesepahaman nomor B/728/IX/HUK8.1.1/2019 dan

disepakati oleh kedua belah pihak yakni Kapolres Tanah Laut AKBP Sentot Adi Dharmawan S.IK MH dan Kepala Kejaksaan Negeri Tanah Laut Abdul Rahman SH.

Adapun sinergitas Polres Tanah Laut dan Kejaksaan Negeri Tanah Laut, selain penanganan perkara tindak pidana kebakaran hutan dan lahan (Karhutla) terus melakukan berbagai upaya untuk menanggulangi bencana kebakaran hutan dan lahan (karhutla) hingga dibentuklah tim Gakkum Karhutla Kabupaten Tanah Laut.

Kepada Pelaihari Post Kasat Reskrim Polres Tanah Laut AKP Alvin Agung Wibawa,S.IK saat di Tempat Kejadian Perkara (TKP) mengatakan,Selasa (17/08/2019) pihak PolresTanah Laut telah membuat Nota kesepahaman terhadap Penegakan Hukum (Gakkum) Karhutla. "Nantinya Polri dan Kejaksaan bersinergi bersama sama menangani perkara Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) diawali dengan cara mendatangi ke Tempat Kejadian Perkara lalu dilanjutkan ke gelar perkara Karhutla "katanya

Menurut AKP Alvin Agung Wibawa,S.IK Dengan cara bersinergi Polri dan Kejaksaan, membuat Gakkum Karhutla ini, supaya berkas perkara nantinya mudah dan cepat ditangani. "Dari awal proses penanganan perkara tim Gakkum Karhutla langsung membuat timeline penanganan perkaranya sehingga penanganannya efektif kapan harus ekspose, tahap 1, tahap 2 semuanya sudah terjadwal dan terencana dengan baik dan matang," tandasnya. (Asb)

Share on Google+
Tag
Karhutla
Rakor
kebakaran
hutan
lahan