Kesehatan
Pelantikan
Kamis, 25 Juli 2019, 01:49:05 wita

Pengurus Ikatan Dokter Indonesia Cabang Tanah Laut Periode 2019 -2022 Dilantik

Share on Google+
Foto Bersama usai Pelantikan Pengurus IDI Cabang Tanah Laut Priode 2019 -2022 di  Gedung Sarantang Saruntung, Rabu (24/07/2019)
Foto Bersama usai Pelantikan Pengurus IDI Cabang Tanah Laut Priode 2019 -2022 di Gedung Sarantang Saruntung, Rabu (24/07/2019)

PELAIHARI POST 電Pelantikan Pengurus Ikatan Dokter Indonesia (IDI) Cabang Tanah Laut Periode 2019 -2022 di Gedung Sarantang Saruntung Tanah Laut, Rabu (24/07/2019). Turut hadir Ketua IDI Provinsi Kalimantan Selatan dr. Rudiansyah, Dandim 1009 Plh Letkol Inf. Bagus Budi Adrianto, Wakapolres Tala Kompol Fauzan Arianto dan para annggota IDI Cabang Tanah Laut

Sekretaris Daerah Kabupaten Tanah Laut, Syahrian Nurdin mengucapkan selamat atas dilantiknya pengurus IDI Cabang Tanah Laut periode 2019 - 2022. "Dengan harapan kedepannya kerjasama antara Pemkab Tanah Laut dan IDI dalam bidang kesehatan dapat terus terjalin. Kami mengapresiasi kinerja dokter dalam memberikan pelayanan kesehatan kepada masyarakat," ucapnya.

Ketua IDI Cabang Tanah Laut yang baru saja dilantik yakni Sigit P Kurniawan, dalam sambutannya mengatakan dengan harapan dengan adanya IDI di Tanah Laut bisa menjadi mitra penyeimbang atau sebagai wahana berdiskusi bersama tentang pelayanan kesehatan yang ada di Tanah Laut.

Namun satu hal yang menjadi perhatian Kata Sigit P Kurniawan,banyak persoalan kriminalisasi dokter, terhadap dokter pun perlu jaminan hukum Undang Undang Dasar dan Undang Undang Praktik Kedokteran sudah dijamin perlindungan hukumnya. "Upaya yang telah diberikan oleh dokter tidak ada upaya sedikitpun untuk mencelakai pasien,"jelasnya

Menurutnya, IDI di jakarta sudah ada upaya MoU dengan Kapolri dan Kejaksaan bagaimana perlindungan hukumnya para dokter ini sendiri. Untuk maksimalisasi dokter di Indonesia khususnya di Kabupaten Tanah Laut adanya keterbatasan tenaga dokter itu sendiri, meski harus dimaksimalkan bekerja akan memiliki keterbatasan dengan bobot kerja yang meningkat maka resiko medis pun akan meningkat karna faktor kelelahan. "Dokter pun mempunyai aturan tersendiri, dalam waktu satu minggu bekerja itu ada batasannya tidak boleh maksimal harus ada istirahatanya. Aturan tersebut tertuang di Menteri Tenaga Kerja," jelasnya

Tujuan seperti itu Kata Sigit P Kurniawan, Supaya kerja dokter maksimal dan bobot kerja yang cukup tidak berlebihan sehingga keselamatan pasien yang beresiko bisa dihindari.

Sementara itu Ketua IDI Provinsi Kalimantan Selatan dr. Rudiansyah, dalam sambutannya diantaranya mengatakan salah satu prosesi pelantikan merupakan agar bekerja lebih baik bagi para pengurus IDI Cabang Tanah Laut.Pelantikan tersebut merupkan pintu gerbang untuk melaksanakan tugas tugas pengurus IDI Cabang Tanah Laut. "Anggota IDI Cabang Tanah Laut yang cukup banyak ada 80 orang lebih dan dokter spesialis sudah cukup bahkan sudah ada konsultan dan ini menjadi angin segar bagi Kabupaten Tanah Laut atau mungkin menjadi salah satu PR buat Kabupaten Tanah Laut dalam meningkatkan derajat kesehatan masyarakat.SDM yang sudah mencukupi ini menjadi indikasi peningkatan Rumah Sakit," katanya.

Diakui Rudiansyah, banyak Rumah sakit di Kalimantan Selatan terjadi penurunan kelas dan ini menjadi perhatian semua dan menjadi PR. "Saya ikut bertanggung jawab karena untuk SDM sangat berhubungan dengan penerbitan surat praktek,hingga saat ini penerbitan surat praktek disertakan rekomendasi dari organisasi profesi IDI, " ungkapnya. Asb

Share on Google+
Tag
Pelantikan
IDI
dokter
pelayanan