Politik
Deklarasi
Rabu, 12 Juni 2019, 05:24:39 wita

Sejumlah Tokoh dan Pimpinan Ponpes Lakukam Deklarasi Tolak Kerusuhan

Share on Google+
Sejumlah tokoh dan Pimpinan Ponpes di Tanah Laut lakukan deklarasi tolak kerusuhan. Dilaksanakan di   Desa Alur Kecamatan Jorong, Jalan Gunung Kencana No. 283 Kabupaten Tanah Laut, Selasa (11/06/2019)
Sejumlah tokoh dan Pimpinan Ponpes di Tanah Laut lakukan deklarasi tolak kerusuhan. Dilaksanakan di Desa Alur Kecamatan Jorong, Jalan Gunung Kencana No. 283 Kabupaten Tanah Laut, Selasa (11/06/2019)

PELAIHARI POST 電Sejumlah tokoh agama, tokoh masyarakat, para pimpinan pondok pesantren mendeklarasikan Damailah Indonesia Ku dengan hastag #kamimenolakkerusuhan. Deklarasi itu dipimpin Bupati Tanah Laut Sukamta pada saat Halal bihalal yang digelar Pondok Pesantren Nurul Hijrah Jorong beserta Ikatan Pesantren Indonesia (IPI) Gelar Halal Bihalal di Desa Alur Kecamatan Jorong, Jalan Gunung Kencana No. 283 Kabupaten Tanah Laut, Selasa (11/06/2019)

Bunyinya sebagai berikut : "Kami tokoh agama dan tokoh masyarakat menyampaikan kepada seluruh masyarakat Kabupaten Tanah Laut agar menerima hasil apapun keputusan sidang Mahkamah Konstitusi dan kami menetang segala aksi Inkonstitusional kami menolak kerusuhan Damailah Indonesia Ku."

Sejumlah tamu undangan pun hadir saat halal bihalal itu Direktur Binmas Polda Kalimantan Selatan Kombes Pol Tata Suwarta,Dandrem 101/Antasari Kolonel Inf.M.Syech Ismed, Bupati Tanah Laut Sukamta, Kapolres Tanah Laut AKBP Sentot Adi Dharmawan, Dandim 1009/Pelaihari Letkol inf.Bagus Budi Adrianto dan penceramah KH Abdul Hafiz Anshari, KH M.Mukeri Yunus Pimpinan Pondok Pesantren Nurul Hijrah Jorong, para Pengurus Ikatan Pesantren Indonesia (IPI).

Selain itu hadir juga,para pimpinan pondok pesantren, Direktur perbankan serta perwakilan dari perusahaan yang ada di wilayah Kecamatan jorong. Halal bihalal tersebut mendapat pengaman dari pihak Kepolisian Polsek Jorong yang dipimpin langsung Kapolsek Jorong IPTU Sufian Noor.

Kapolres Tanah Laut AKBP Sentot Adi Dharmawan, ia katakan kepada Pelaihari Post .Menjelang sidang di Mahkamah Konstitusi, yang dihadapi situasi politik akan meningkat, melalui silaturahmi Forkopimda, tokoh agama, para alim ulama, pimpinan pondok pesantren dalam merajut kebersamaan untuk menolak segala bentuk kerusuhan. "Marilah kita ciptakan situasi damai di Kabupaten Tanah Laut menjelang sidang keputusan di MK," katanya

Ia jelaskan,dengan menggalang semua komunitas menjadikan satu persepsi bahwa tidak ada untungnya dari kerusuhan kerusuhan itu.Sambungnya, ikuti saja apa keputusan nantinya itulah keputusan yang terbaik. "Dengan adanya forum di halal bihalal ini semua masyarakat Kabupaten Tanah Laut bisa memahami dan menjaga kedamaian "Tegasnya

Kapolres juga harapkan kepada masyarakat Kabupaten Tanah Laut, agar tidak ada yang ikut aksi ke Jakarta khususnya ke MK, karena tentunya di sana pun apa yang harus di perbuat, jauh lebih baik sama-sama mendoakan dari sini apapun hasil keputusan di sana maka itulah yang terbaik," pungkasnya. Asb

Share on Google+
Tag
Deklarasi
pesantren
tokoh
Haul
Selasa, 08 Oktober 2019, 16:27:07
Haul Akbar Datu H. Bakeri bin Abdurrahman ke-53