Peristiwa
Pengamanan
Senin, 15 April 2019, 23:57:31 wita

Pelaku Hipnotis ini Renggut Kalung Warga, Kini Diamankan di Polsek Batu Ampar

Share on Google+
Pelaku hipnotis diamankan di Polsek Batu Ampar, Senin (15/04/2019)
Pelaku hipnotis diamankan di Polsek Batu Ampar, Senin (15/04/2019)

PELAIHARI POST 電Sukadi pelaku hipnotis asal Wonosobo Jawa Tengah, diamankan oleh warga Desa Tajau Pecah,Kecamatan Batu Ampar, Kabupaten Tanah Laut,saat berada dirumahnya. Tanpa perlawanan yang berarti pelaku hipnotis tersebut digelandang ke rumah Kapala Desa Tajau Pecah.Senin (15/04/2019)

Terungkapnya Sukadi itu, setelah menghipnotis Yasmi (70) warga RT 04 Desa Tajau Pecah dan pelaku berhasil membawa kalung emas seberat 12 gram. Agus, salah seorang anak dari (Yasmi) korban hipnotis, menceritakan kejadian korban terkena hipnotis oleh pelaku.

Sebelumnya, pelaku itu pernah ketemu dengan korban didepan rumah. Selang satu minggu kemudian, pelaku datang lagi kerumah sekitar habis magrib, lalu ia mengobrol dengan korban hingga pukul 21.00 wita.

Tanpa ada kecurigaan dari pihak korban ia ditepuk pundaknya oleh pelaku.Lantas pelaku sama korban menannyakan surat surat kalung. Saat kejadian itu, yang ada dirumah istri dan ibunya untungnya istri tidak terkena hipnotis. "Pelaku ini berkelakuan aneh, sampai membuntuti korban ke dapur lagi mengambil air minum dan pelaku minta air minum lalu diminum langsung pamit pulang, selang beberpa menit lamannya korban baru sadar kalung emas yang dipakainya sudah hilang dilehernya."katanya

Sambung Agus, Setelah mengetahui ibunya menjadi korban hipnotis, sempat merasa kebingungan mencari pelaku, lantaran istri dan Ibunya tidak sempat memfoto pelaku saat kejadian itu. Namun tanpa berhenti ia terus mencari keberadaan pelaku, hingga akhirnya selang satu minggu bertemu dengan warga Desa Kampung Baru dan menceritakan hal serupa keluargannya terkena hipnotis juga dan kalungnya dibawa oleh pelaku. "Utungnya teman saya mempunyai foto pelaku," ucap Agus

Sementara itu, Kepala Desa Tajau Pecah, Salam mengatkan pihak korban melaporkan kejadian ini kerumahnya dan memperlihatkan foto pelaku, lantas pihaknya mencari keberadaan pelaku yang diketahui berjarak 100 meter dari rumahnya itu di RT 9 Desa Tajau Pecah.

Salam menjelaskan keberadaan pelaku tersebut di Desa Tajau Pecah mempunyai istri warga Desa Tajau Pecah, tetapi pelaku ini jarang ada di rumah dan tidak tahu warga Desa apa pekerjaannya. Hampir satu minggu pelaku tidak ada di rumahnnya dan pas kebetulan warga ada yang melihat keberadaan pelaku dirumahnya.Tidak menunggu lama pihak Korban dan Kepala Dusun berhasil mengamankan pelaku dan dibawa ke rumahnya. "Pelaku diamankan oleh Warga dan dibawa kerumah saya, saat itu warga sudah banyak berdatangan kerumah saya.Untuk menghindari amukan warga yang kelihatan marah, pelaku dibawa ke Polsek Batu Ampar," katanya

Menurut Salam, Korban yang terkena hipnotis di Desa Tajau Pecah ada satu orang, dari informasi yang lain ada beberapa korban lain seperti di Desa Gunung Mas, Desa Kampung Baru, Desa Sumber Mulya. Pelaku ini selain cara menghipnotis warga dalam melancarkan aksinya ada juga cara lain menggandakan uang. "Uang aslinya diambil diganti dengan uang kertas yang sudah disobek dibungkus di dalam plastik itu korbannya warga Desa Gunung Mas," pungkasnya. Asb

Share on Google+
Tag
Pengamanan
penipuan
hipnotis
tajau pecah