Ekonomi
Perdagangan
Minggu, 10 Maret 2019, 17:04:59 wita

Bupati : PNS dan Pelajar Agar Menggunakan Sasirangan Khas Tanah Laut.

Share on Google+
Kerajinan kain sasirangan di Desa Martadah Baru, Minggu (10/03/2019). Foto Humas Setda Tàla
Kerajinan kain sasirangan di Desa Martadah Baru, Minggu (10/03/2019). Foto Humas Setda Tàla

PELAIHARI POST 電Upaya pemerintah Daerah Kabupaten Tanah Laut terus medukung perkembangan para Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM) dalam pembuatan kain sasirangan khas Tanah Laut.

Pengusaha dibidang pembuatan kain sasirangan di Desa Martadah Baru, Kecamatan Tambang Ulang, Kabupaten Tanah Laut telah mampu meraih penghargaan piala Sidhakarya dari Pemprov Kalimantan Selatan, beberapa waktu yang lalu.

Pengembangan sasirangan di Desa Martadah Baru itu, sudah cukup lama dikembangkan sejak tahun 2014 usaha ini pun cukup menjanjikan keuntungan yang didapatnya dalam setiap penjualan baik dijual di Tanah Laut maupun keluar Tanah Laut.

Metotif sasirangan yang dibuat oleh para pengrajin, menerapkan aneka ragam corak ditambah warna warni yang membalut dikain saisirangan menjadi daya tarik bagi para pembeli.

Untuk mempertahankan dan menjaga kelestarian hasil karya Sasirangan Tanah Laut diminta para PNS dan Pelajar di Tanah Laut oleh Bupati Tanah Laut Sukamta, agar menggunakan pakaian sasirangan dengan motif khas Tanah Laut, seperti motif anggrek, kijang ataupun jagung.Permintaan nya ini merupakan bentuk Bupati sangat bangga dengan UMKM Desa Martadah, bahkan demi mendukung pengembangan UMKM di Tanah Laut.Sabtu (09/03/2019). ,"Ini agar UMKM semakin berkembang dan warga Tanah Laut, bangga memiliki sasirangan motif khas Tala,"Kata Bupati yang waktu itu juga memakai Sasirangan motif Anggrek produksi Radita Sasirangan.Masih dalam Kegiatan Manunggal Tuntung Pandang dihadiri Ketua TP. PKK Hj. Nurul Hikmah Sukamta, Dandim 1009 Plh.Letkol.Inf.Bagus Budi Andrianto.Kepala SKPD, Ketua Gabungan Organisasi Wanita (GOW) Yati Octaviana Abdi Rahman. Asb.

Share on Google+
Tag
Perdagangan
pakaian
pns
sasirangan
Martadah baru