Peristiwa
Kejadian
Sabtu, 26 Agustus 2017, 16:50:35 wita

Dua Tersangka Pelaku Pembakaran Umbul-Umbul Merah Putih Menyerahkan Diri

Share on Google+
Kedua Tersangka (menghadap ke belakang) diamankan di Mapores Tanah Laut, Jum'at (25/08/2017)
Kedua Tersangka (menghadap ke belakang) diamankan di Mapores Tanah Laut, Jum'at (25/08/2017)

PELAIHARI POST 電Dua tersangka pelaku pembakaran umbul umbul merah putih di jalan di sekitar jembatan Bayur di Desa Bajuin Kecamatan Bajuin pada hari Sabtu tanggal 19 Agustus 2017 lalu, diamankan aparat Polres Tanah Laut. Pelaku ini yakni Aviannor Alias Anang Ungut (23) Dan Hendra Irawan Alias Asang (22) kedua pelaku merupakan Warga Desa Sungai Bakar RT 02 Kecamatan Bajuin. Keduanya menyerahkan diri ke Polres Tanah Laut Jumat sore (23/08/2017)

Kapolres Tanah Laut AKBP Sentot Adi Dharmawan .S.IK.MH usai kegiatan Gowes beserta anggota Polres Tanah Laut Kepada Pelaihari Post , sabtu (24/08/2017) mengatakan kedua tersangka Pelaku pembakaran umbul umbul menyerahkan diri melalui Kepala Desa Sungai Bakar dan dibantu Plt Kepala Desa Bajuin dan satu warga lainya. "Kedua pelaku ini secara sadar mengakui perbuatanya membakar umbul umbul di Desa Bajuin. Motif keduanya terpengaruh minuman keras, yang mana pada hari Sabtu tanggal 19 Agustus 2017 kedua pelaku ini membeli minuman keras jenis Gadug di daerah Desa Ambungan,lalu keduanya ini minum gadug di Ambungan dari pukul 18.00 Wita s/d 22.00 wita, selanjutnya keduanya melihat hiburan kuda lumping di Balerejo ,setelah dari Balerejo dari pukul 22.00 wita s/d 00.00 wita keduanya lalu pulang ke Desa Sungai Bakar, Selama, dalam perjalananya arah pulang melalui Desa Bajuin kedua pelaku ini secara iseng melepas umbul umbul ,setelah itu keduanya berhenti dan membakar umbul umbul di atas jembatan, atas inisitaif tersangka Hendra," Kata Kapolres

Menurut Kapolres, perbuatan yang dilakukan tersangka tidak ada motif kearah Radikalisme "Tidak ada juga kaitanya dengan makar. Ini murni kriminal biasa yang dilakukan tersangka, karena keduanya dalam kondisinya keadaan mabuk dan dipastikan ini tidak ada arah ke radikal atau makar, yang mana dari hasil olah Tempat Kejadian Perkara (TKP) ,ditemukan botol minuman dan dijembatan itu sering digunakan tempat minum minum keras oleh pemuda," terangnya

Dari latar belakang pelaku, tutur Kapolres, Hendra hanya lulusan sekolah Dasar sedangkan pelaku satunya yaitu Avianor putus Sekolah Dasar. "Selain berlatar belakang pendidikan yang tidak tamat sekolah, adapun berlatar belakang pekerjaan, ia bekerja di pendulangan emas dan di kuli bangunan, Kedua tersangka ini akan di Jerat Pasal 24 huruf a jo Pasal 66, UU no. 24 tahun 2009 Tentang Bendera, Bahasa, dan Lambang Negara dan/atau Pasal 406 KUHP, dengan ancaman 5 tahun penjara," tuturnya.

Kapolres Tanah Laut AKBP Sentot Adi Dharmawan ,S.IK.MH.mengucapkan rasa terima kasih kepada pihak Kepala Desa Sungai Bakar dan Plt Kepala Desa Bajuin serta masyarakat yang telah membantu pihak kepolisian karena mereka secara aktif membantu kasus ini," tegasnya

Pada saat, Pelaihari Post menemui Kadus Desa Sungai Bakar Baharudin, ia membenarkan,awalnya kedua pelaku ini menyerahkan diri kepihak aparat desa. "Ia mengaku yang melakukan pembakaran umbul umbul tersebut ,lalu dia diantar melalui keluarganya pada hari Jumat pukul 09.00wita ,yang mana keluarganya minta pendapat kepihak Desa Sungai bakar bagaimana jalan baiknya.Pihak Desa Sungai Bakar, menyarankan untuk diserahkan ke pihak kepolisian Polres Tanah Laut," katanya

Keduanya, menurut Baharudin, mengaku saat ditanya oleh aparat desa. "Ia melakukan itu terpengaruh minuman keras jenis gadug, pada saat ia melakukan perbuatanya dalam keadaan tidak sadar. Kita yakin keduanya itu tidak ada masukan dari kelompok Radikal atau makar ,yang kita ketahu keduanya juga berlatar belakang pendidikan tidak tamat sekolah di SD. Selain berlatar belakang pendidikan keduanya pun ,banyak persoalan dalam keluarganya bahkan salah satunya pelaku itu sudah tidak mempunyai bapak dan ibu," Jelasnya. Asb.

Share on Google+
Tag
Kejadian
umbul
merah putih
hut
bajuin
sungai bakar